Wali Kota Bantu 2 KK Korban Angin Puting Beliung Ciracas

Jakarta |
Walikota Jakarta Timur Bambang Musyawardana, Kamis (1/3), menyerahkan bantuan untuk 2 keluarga korban angin puting beliung di Jalan Praji RT 007/RW 01 Kelurahan Kelapa Dua Wetan, Kecamatan Ciracas.
Bantuan senilai Rp 20 juta dari BAZIS Jakarta Timur itu dimaksudkan untuk perbaikan rumah yang tak beratap diterima oleh kakak beradik Ny Dini (48) dan Ny Ningsih (37) dengan masing masing sebesar Rp 10 juta.
Penyerahan bantuan itu berlangsung di depan rumah tersebut disaksikan Camat Ciracas Musa Safrudin, Ketua Dewan Kota Jakarta Timur Sarifudin, Lurah Kelapa Dua Wetan Budi Hartati dan masyarakat setempat.
Walikota Bambang Musyawardana yang didampingi Kepala Bazis Jaktim Dwi Busara menjelaskan uang itu dari warga Jakarta Timur dikembalikan lagi untuk warga Jakarta Timur yang memang membutuhkan bantuan.
Jumlahnya tiap tahun meningkat, terakhir Rp 41,5 miliar yang dikelola Bazis Jakarta Timur. Namun uang itu dikelola Bazis Provinsi DKI Jakarta.
Dikatakan oleh Walikota, sebenarnya setelah terjadi puting beliung 8 Februari yang lalu pihaknya sudah mengajukan bantuan yang dibutuhkan tersebut. Tetapi semua itu diproses melalui survai. “Baru kemarin dananya turun,” katanya.
Namun di media sosial sempat menjadi viral seolah olah penghuni rumah yang rusak itu berteduh di tenda. Padahal itu tenda itu untuk penutup perabotan yang ada, karena rumahnya tak beratap lagi.
Ningsih dan anak balita serta Dini dan anaknya Ari, ditampung di rumah kerabatnya di RW 01. Walikota mengharapkan, Ketua RT dan RW ikut membantu warga yang terkena musibah.
Terkait pengajuan bedah rumah menurut Walikota itu lain lagi karena prosedurnya melalui RT dan RW yang diajukan ke kelurahan dan kemudian ke BAZIS.
Sementara itu Ketua RW 01 Kelurahan Kelapa Dua Wetan Bambang Subiantara menyatakan terima kasih atas kedatangan dan bantuan Walikota untuk warganya.
“Ini menjadi momentum bagi warga RW 01 jika ada warga yang terkena musibah sudah siap. Kebetulan kita mempunyai paguyuban sosial kemasyarakatan jika ada warga yang terkena musibah seperti ini kita sudah siap saling bantu terlebih dahulu sebelum bantuan dari pemerintah datang,” ujarnya.
Melihat lokasi rumah yang rusak di lahan yang lebih rendah dari rumah rumah sekitarnya dan dekat saluran air, Dwi Busara dan beberapa orang yang hadir merasa heran.
“Pusaran angin puting beliung ternyata menyasar lokasi yang rendah dan dekat sungai,” kata seorang pengamat yang hadir.
Mengenai potensi zakat , infaq dan shodaqoh (ZIS) Kecamatan Ciracas, Ani Nur Hilal selaku Kepala Seksi Kesra mengungkan tahun 2017 terkumpul Rp 111 juta lebih, artinya mencapai 82 persen dari target Rp 165 Juta.
“Itu karena potensinya sudah diambil oleh masing masing kelurahan. Jadi kami mencoba bekerjasama dengan CSR perusahaan perusahaan yang ada di sini,” ujar Ani.
Berita: Pri | Foto: Istimewa/Pri

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.