Sosok

Kiprah Inspiratif Imam Mahmudi, dari Penegak Hukum ke Penggerak Advokat

Jakarta – Di tengah tantangan penegakan hukum yang semakin kompleks, sosok DR (c). Imam Mahmudi, S.H., S.Ag., M.M., M.H. tampil sebagai figur pemimpin yang memadukan ketegasan hukum dengan kedalaman nilai moral.

Sebagai Ketua Umum (Ketum) Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Persatuan Advokat Jelajah Nusantara (PERAJANUSA), ia menggerakkan organisasi advokat dengan semangat pengabdian, integritas, dan optimisme.

Bagi Imam Mahmudi, profesi advokat bukan sekadar pekerjaan, melainkan amanah konstitusional untuk memastikan hukum berdiri tegak tanpa diskriminasi.

Dengan latar belakang pendidikan hukum, agama, dan manajemen, ia membangun kepemimpinan yang menyatukan kecakapan teknis, kedalaman etika, serta kemampuan manajerial yang adaptif terhadap dinamika zaman.

Jejak Pengabdian: Dari Polri hingga Organisasi Profesi

Perjalanan karier Imam Mahmudi diawali sebagai purnawirawan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Ia pernah bertugas di bidang Reserse pada Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Jawa Timur (Jatim).

Pengalaman tersebut membentuk ketajaman analisis hukum sekaligus pemahaman menyeluruh terhadap aspek penegakan hukum, baik substantif maupun prosedural.

DR (c). Imam Mahmudi, S.H., S.Ag., M.M., M.H. saat masih berdinas di kepolisian. (Foto: Ist./Dok. Pribadi)

Memasuki ranah advokat dan organisasi profesional, kiprahnya semakin luas. Ia pernah menjabat sebagai Koordinator Hukum dan Advokat di Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA), serta Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) ASITA Jatim.

DPD merupakan struktur kepengurusan tingkat provinsi yang membawahi dan mengoordinasikan anggota asosiasi di wilayah tersebut.

ASITA sendiri adalah asosiasi nasional yang menaungi biro perjalanan wisata dan agen tur profesional di Indonesia untuk Internasional yang berperan penting dalam pengembangan industri pariwisata.

Foto: Ist./Dok. Pribadi

Tak hanya itu, Imam Mahmudi juga pernah menjabat sebagai Direktur Daru Purwita Nusa Tour & Travel, Penasehat, juga Ketum Asosiasi Internasional Mitra UMKM dan Pariwisata (ASITRA).

Alumni Universitas Sunan Giri Surabaya (UNSURI) tersebut, juga pernah memegang berbagai posisi strategis di organisasi advokat dan industri.

Foto: Ist./Dok. Perajanusa

Jabatan yang pernah diemban olehnya, antara lain Ketua DPD Pos Bantuan Hukum (Posbakum) Kongres Advokat Indonesia (KAI) Jatim, Ketua DPD KAI Jatim, Ketua Dewan Kode Etik dan Hukum Asosiasi Penjualan Tiket Penerbangan Indonesia (ASTINDO), Penasehat ASTINDO, Ketua Komisi Kode Etik DPD ASITA Jatim, dan Sekretaris DPD ASITA Jatim

Ragam posisi tersebut mencerminkan kapasitas kepemimpinan lintas sektor-baik hukum, organisasi profesi, maupun industri jasa.

PERAJANUSA: Rumah Besar Advokat Berintegritas

Didirikan pada 13 Juli 2020, PERAJANUSA sebagai Organisasi Advokat (OA) yang diprakarsai olehnya kini tumbuh dengan komitmen menjunjung tinggi Undang-Undang (UU) Advokat dan kode etik profesi.

Kantor pusatnya beralamat di Jalan Letjen Sutoyo Nomor 8 Medaeng Waru, Sidoarjo, Jatim.

Sejak awal berdiri, PERAJANUSA mengusung semangat membangun jaringan advokat yang solid dari berbagai daerah di Indonesia.

Foto: Ist./Dok. Pribadi

Nama “Jelajah Nusantara” merefleksikan visi organisasi untuk merangkul keberagaman, memperluas akses bantuan hukum, serta memperkuat solidaritas profesi di seluruh penjuru negeri.

Berdasarkan informasi resmi di situs resmi www.perajanusa.id, organisasi ini memiliki misi memperkuat kapasitas advokat melalui Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA), penguatan etika profesi, serta pengembangan program Bantuan Hukum (Bankum) bagi masyarakat tidak mampu.

Advokat sebagai Agen Perubahan

Di bawah kepemimpinan Imam Mahmudi, PERAJANUSA aktif menyelenggarakan pelatihan paralegal, pendampingan hukum bagi kelompok rentan, serta membangun kerja sama dengan lembaga pendidikan dan institusi penegak hukum.

Ia menegaskan bahwa advokat harus menjadi penjaga marwah hukum sekaligus mitra strategis masyarakat.

Pendekatan ini menjadikan PERAJANUSA bukan sekadar organisasi profesi, tetapi juga gerakan moral yang menanamkan nilai keberanian, kejujuran, dan keberpihakan pada keadilan.

Foto: Ist./Dok. Perajanusa

Salah satu momen penting dalam kepemimpinannya adalah pelaksanaan sumpah advokat atau pengambilan Berita Acara Sumpah (BAS) di Pengadilan Tinggi (PT) Surabaya.

Momentum tersebut menegaskan komitmen organisasi untuk memastikan setiap advokat memiliki legitimasi hukum dan tanggung jawab profesional yang jelas sesuai peraturan perundang-undangan.

Foto: Ist./Dok. Perajanusa

Energi Positif untuk Masa Depan Hukum Indonesia

Dengan pengalaman panjang di bidang penegakan hukum, organisasi profesi, dan pelayanan masyarakat, Imam Mahmudi membawa energi positif ke dalam dunia advokat Indonesia.

Ia mendorong lahirnya advokat masa depan yang tidak hanya piawai di ruang sidang, tetapi juga tanggap terhadap persoalan sosial, hak asasi, dan dinamika masyarakat modern.

Foto: Ist./Dok. Perajanusa

Kiprah dan visinya menunjukkan bahwa advokat adalah pilar penting demokrasi-penjaga keseimbangan antara kepastian hukum dan rasa keadilan.

Dengan fondasi profesionalisme dan semangat kebersamaan, DR (c). Imam Mahmudi bersama PERAJANUSA menghadirkan harapan baru: advokat yang tidak hanya memahami hukum secara tekstual, tetapi juga menghidupkan nilai keadilan dalam bpraktik nyata, demi Indonesia yang lebih adil, bermartabat, dan berkeadaban. (Red/Mh/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *