82 Mahasiswa Universitas PTIQ Jakarta Jalankan KKM Internasional Ramadan di Jepang dan Malaysia
Jakarta – Universitas PTIQ Jakarta kembali memperluas kiprah internasionalnya melalui program Kuliah Khidmah Mahasiswa (KKM) Internasional Ramadan 1447 H.
Sebanyak 82 mahasiswa diterjunkan ke Jepang dan Malaysia untuk menguatkan syiar Al-Qur’an sekaligus menjalankan pengabdian pendidikan bagi komunitas diaspora Indonesia.
Program ini berlangsung sejak 07 Februari hingga 04 Maret 2026. Kegiatan tersebut menjadi implementasi konkret dari nota kesepahaman antara Universitas PTIQ Jakarta dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia Kuala Lumpur dan Sekolah Indonesia Kuala Lumpur (SIKL) dalam mendukung pendidikan anak-anak Indonesia di luar negeri.
Dekan Fakultas Syariah dan Hukum Universitas PTIQ Jakarta, Andi Iswandi, menjelaskan bahwa KKM Internasional Ramadan dirancang sebagai ruang pembelajaran kontekstual.
Mahasiswa tidak hanya mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, tetapi juga berinteraksi langsung dengan masyarakat lintas budaya.
“Interaksi dengan komunitas diaspora diharapkan mampu memperkaya wawasan mahasiswa sekaligus memperkuat identitas keislaman yang rahmatan lil ‘alamin,” ujar Andi Iswandi, Senin (16/2/2026) di Jakarta.
Penguatan Pendidikan di Malaysia
Di Malaysia, sebanyak 65 mahasiswa ditugaskan, terdiri atas 50 mahasiswa Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan serta 15 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum.
Mereka terlibat dalam penguatan pembelajaran Al-Qur’an, baca-tulis-hitung (calistung), hingga edukasi moderasi beragama di sekitar 21 sanggar binaan SIKL yang tersebar di Semenanjung Malaysia.
Beberapa lokasi pengabdian meliputi Sanggar SB Sentul, SB Attanzil, SB Ampang, SB Sungai Mulia, SB Kubu Gajah, hingga PPWNI Klang dan sejumlah sanggar komunitas lainnya. Sanggar-sanggar tersebut menjadi pusat pendidikan nonformal bagi putra-putri pekerja migran Indonesia.
Syiar Al-Qur’an di Negeri Sakura
Sementara itu, 17 mahasiswa lainnya menjalankan KKM Internasional di Jepang. Mereka terdiri atas 16 mahasiswa Fakultas Syariah dan Hukum serta satu mahasiswa Fakultas Ushuluddin dan Pemikiran Islam.
Para mahasiswa disebarkan ke enam lembaga dan masjid komunitas diaspora Indonesia di berbagai wilayah seperti Ibaraki, Niigata, Hokkaido, dan Tokyo.
Kegiatan ini mendapat pendampingan dari Pengurus Cabang Istimewa Nahdlatul Ulama Jepang (PCINU Jepang), yang selama ini aktif membina komunitas Muslim Indonesia di Negeri Sakura.
Mencetak Lulusan Berkarakter Global
Melalui KKM Internasional Ramadan ini, Universitas PTIQ Jakarta menegaskan komitmennya dalam membangun jejaring internasional yang produktif sekaligus memperkuat pendidikan berbasis Al-Qur’an di luar negeri.
Program ini tidak hanya menjadi ajang pengabdian, tetapi juga pembentukan karakter mahasiswa agar berwawasan global, religius, serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.
Dengan mengusung semangat moderasi Islam dan kepedulian kemanusiaan, mahasiswa PTIQ Jakarta diharapkan mampu menjadi duta Al-Qur’an yang membawa pesan persaudaraan dan harmoni di tengah keberagaman dunia. (Red/Mh/Foto: Ist./Kemenag)
