Perkuat Ketahanan Ideologi, 317 Calon PMI Ikuti SOSBANG Densus 88 dan KP2MI
Jakarta – Sebanyak 317 calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) mengikuti kegiatan Sosialisasi dan Vaksinasi (SOSBANG) yang digelar Densus 88 AT Polri melalui Direktorat Pencegahan bersama Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (KP2MI).
Kegiatan yang berlangsung di Aula BP3MI DKI Jakarta, Ciracas, Jakarta Timur, berlangsung tanggal 18–20 Februari 2026 tersebut menjadi bagian dari upaya pencegahan dini terhadap penyebaran paham Intoleransi, Radikalisme, dan Ekstremisme (IRET), khususnya bagi warga negara yang akan bekerja di luar negeri.
Dalam sesi pembekalan, peserta mendapatkan pemahaman menyeluruh mengenai pola radikalisasi, teknik propaganda, hingga potensi ancaman di ruang digital.
Edukasi ini dirancang agar para calon PMI memiliki kemampuan mengenali sekaligus menolak ajakan yang mengarah pada ideologi kekerasan.
Salah satu narasumber, Bripka Iman Wahyu, S.H., menegaskan bahwa program tersebut merupakan strategi preventif untuk membangun ketahanan individu.
“Kegiatan ini bertujuan memberikan penguatan pemahaman terkait paham IRET, sehingga para PMI memiliki bekal yang cukup dalam menghadapi potensi penyebaran ideologi radikal,” ujarnya.
Selain materi konseptual, peserta juga dibekali keterampilan praktis dalam mengidentifikasi pola perekrutan kelompok radikal, baik secara tatap muka maupun melalui media sosial dan platform digital lainnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon PMI tidak hanya siap secara kompetensi kerja, tetapi juga tangguh secara ideologis.
Mereka diharapkan dapat menjadi agen pencegahan di lingkungan masing-masing serta memiliki daya tahan kuat terhadap pengaruh radikalisme di mana pun berada. (Red/Gate 13/Foto: Ist./eppid.polri.go.id)
