Dinkes Depok Imbau Warga Waspada Virus Nipah, Ini Langkah Antisipasinya
Depok – Virus Nipah kembali menjadi perhatian dunia setelah sejumlah kasus dilaporkan terjadi di Benggala Barat, India.
Meski hingga kini belum ditemukan kasus di Indonesia, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok mengimbau masyarakat untuk tetap meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi sejak dini.
Kepala Dinkes Kota Depok, Devi Mayori, mengatakan bahwa ancaman Virus Nipah bersifat nyata sehingga masyarakat perlu memahami upaya pencegahan yang dapat dilakukan dalam kehidupan sehari-hari.
“Langkah utama yang bisa dilakukan masyarakat adalah menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat,” ujar Devi, dilansir portal berita.depok.go.id, Minggu (8/2).
Ia menjelaskan, upaya pencegahan meliputi mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, mengonsumsi daging ternak yang dimasak hingga matang, serta mencuci dan mengupas buah secara menyeluruh sebelum dikonsumsi.
Selain itu, masyarakat juga diimbau menjaga daya tahan tubuh dengan mengonsumsi gizi seimbang, istirahat yang cukup, menerapkan etika batuk dan bersin, serta menggunakan masker apabila mengalami gejala sakit.
“Upaya-upaya tersebut penting sebagai langkah antisipasi untuk mencegah risiko penularan Virus Nipah,” jelasnya.
Devi menambahkan, masyarakat diminta menghindari kontak langsung dengan hewan yang berpotensi menjadi sumber penularan Virus Nipah, seperti kelelawar, babi, dan kuda. Ia juga mengingatkan agar tidak mengonsumsi buah yang menunjukkan tanda bekas gigitan kelelawar.
“Apabila terpaksa harus melakukan kontak dengan hewan tersebut, wajib menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) dan menerapkan Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI), khususnya bagi tenaga kesehatan,” katanya.
Terkait konsumsi nira atau air aren, Devi menegaskan bahwa cairan tersebut harus dimasak terlebih dahulu dan tidak boleh dikonsumsi langsung dari pohonnya.
“Kelelawar dapat mengontaminasi nira atau aren melalui sadapan pada malam hari, sehingga harus diolah dengan benar sebelum dikonsumsi,” ujarnya.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas pelayanan kesehatan terdekat apabila mengalami gejala, terutama gangguan pada saluran pernapasan.
“Jika mengalami gejala pernapasan atau keluhan kesehatan lainnya, segera periksa ke fasilitas kesehatan untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” pungkas Devi. (Mh/Foto: Ist./Diskominfo)
Discover more from RestorasiNews.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
