IPL dan ITTF Bahas Penguatan Pembinaan Tenis Meja Indonesia di Swiss
Lausanne – Ketua Umum Indonesia Pingpong League (IPL) Komjen Pol (Purn) Petrus R Golose menggelar pertemuan strategis dengan Presiden International Table Tennis Federation (ITTF) Petra Erika Gummesson Sörling, serta Sekretaris Jenderal ITTF, Raul Calin, di markas besar ITTF, Lausanne, Swiss, Kamis (30/10).
Pertemuan ini membahas arah kerja sama dan penguatan sistem manajemen pembinaan prestasi tenis meja di Indonesia, termasuk strategi jangka panjang untuk membangun fondasi pembinaan atlet muda.
Dalam kesempatan itu, Petrus R Golose menegaskan pentingnya fokus pada pembinaan generasi muda, agar Indonesia dapat kembali meraih kejayaan di tingkat internasional.
Ia mencontohkan keberhasilan atlet muda Indonesia menjuarai turnamen U-17, yang menjadi buah dari terbentuknya IPL melalui kongres pada Agustus lalu dan telah mendapat pengakuan resmi dari ITTF.
“Kita tidak perlu lagi melihat ke belakang. Mari menatap ke depan demi kemajuan tenis meja Indonesia. Saatnya fokus pada generasi muda dan menjadikan Indonesia kembali bersinar di dunia internasional. We make Indonesia shining again,” ujarnya.

Presiden ITTF Petra Sörling menyampaikan apresiasi atas langkah positif Indonesia, dirinya juga menegaskan bahwa tekad dan semangat menjadi kunci membangun organisasi olahraga yang kuat, sambil mencontohkan turnamen di Eropa yang diikuti lebih dari 6.100 pemain.
Sekjen ITTF Raul Calin menambahkan pentingnya sinergi antarperkumpulan tenis meja nasional agar Indonesia dapat memperkuat pembinaan berkelanjutan.
Ia menyebut pembentukan organisasi tenis meja baru di Indonesia sebagai hasil kesepakatan 227 anggota ITTF di seluruh dunia.
Pertemuan tersebut juga dihadiri Sekjen Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Mithuna Noeradi, Wakil Direktur Operasional IPL Urip Sucipto, serta Staf Khusus Ketua Umum IPL Bidang Hubungan Internasional, Amb. Harry Richard James Kandou.
Kunjungan ini menjadi momentum penting bagi IPL dan ITTF dalam memperkuat kemitraan strategis, mencakup pengembangan atlet muda, peningkatan kapasitas pelatih, serta rencana penyelenggaraan kompetisi internasional di Indonesia. (Red/Mh/Foto: Ist.)
Discover more from RestorasiNews.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
