Ketum KONI Pusat Apresiasi Prestasi Wushu dan Kick Boxing SEA Games 2025
Jakarta – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman menerima audiensi Ketua Umum Pengurus Pusat Kick Boxing Indonesia (PP KBI) masa bakti 2022–2026 Ngatino, yang juga menjabat Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI), pada Senin (19/1).
Dalam pertemuan tersebut, Ketum KONI Pusat menyampaikan apresiasi atas prestasi cabang olahraga Wushu dan Kick Boxing pada SEA Games Thailand 2025.
“Atas nama KONI, saya mengucapkan selamat atas prestasi SEA Games Thailand 2025 kemarin,” ujar Marciano.

Pada ajang tersebut, Wushu Indonesia berhasil meraih 5 medali emas, 3 medali perak, dan 1 medali perunggu. Medali emas dipersembahkan oleh Patricia Geraldine (Nomor Gabungan Changquan, Jianshu, Qiangshu & Beregu Duilian), Edgar Xavier Marvelo (Men’s Changquan, Daoshu & Gunshu), Ahmad Ghifari Fuaiz, Ahmad Ghozali Fuaiz, Terrence Tjahyadi (Men’s Duilian Bare-Handed), Tharisa Dea Florentina (Women’s Sanda 56 kg), serta Samuel Marbu (Men’s Sanda 65 kg).
Medali perak diraih Ahmad Ghifari Fuaiz, Edgar Xavier Marvelo, Seraf Naro Siregar (Men’s Duilian Weapon), Tasya Ayu Puspa Dewi, Eugenia Diva Widodo (Women’s Duilian Bare-Handed), serta Seraf Naro Siregar (Men’s Changquan, Daoshu & Gunshu). Sementara medali perunggu disumbangkan Harry Brahmana (Men’s 70 kg).
Sementara itu, cabang olahraga Kick Boxing menyumbangkan 1 medali emas, 1 medali perak, dan 4 medali perunggu. Medali emas diraih Riyan Jefri Hamonangan Lumbanbatu (Nomor K1 -60 kg), medali perak oleh Ariyanta Sitepu (Men’s Tatami Point Fighting 63 kg), serta medali perunggu masing-masing diraih Andi Mesyara Jerni Maswar (Women’s Point Fighting 50 kg), Sevi Nurul Aini (Women’s Low Kick 48 kg), Aprilia Eka Putri L (Women’s K1 52 kg), dan Enggar Bayu Saputra (Men’s Full Contact 57 kg).
Ketum KONI Pusat menegaskan bahwa prestasi olahraga tidak terlepas dari organisasi yang sehat dan produktif dengan tata kelola yang baik.
“Prestasi lahir dari organisasi yang dikelola dengan baik dan konsisten,” ucap Marciano.
Sehubungan dengan berakhirnya masa bakti PP KBI dan PB WI pada tahun 2026, Marciano mengingatkan pentingnya pelaksanaan Musyawarah Nasional (Munas) sesuai dengan Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART).
Ia juga menegaskan bahwa dalam kondisi tertentu, ketua umum dimungkinkan menjabat lebih dari dua periode apabila tidak terdapat calon lain dan mendapat persetujuan anggota.
“Ketua umum itu harus punya satu hal minimal, yaitu waktu untuk mengurus cabang olahraganya,” pesan Marciano.
Ke depan, Ketum KONI Pusat berharap Kick Boxing Indonesia mampu kembali mempersembahkan prestasi saat dipertandingkan pada ajang ekshibisi Asian Games.
Bahkan, Kick Boxing diprediksi berpeluang dipertandingkan di Olimpiade seiring pesatnya perkembangan cabang olahraga tersebut di berbagai benua, khususnya Eropa dan Amerika. (Gate 13/Foto: Ist./Humas)
Discover more from RestorasiNews.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
