Olahraga

KONI Pusat Matangkan Persiapan PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara

Manado – Wakil Ketua Umum (Waketum) I Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat, Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno, memimpin rapat persiapan pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) Beladiri 2026 Sulawesi Utara, yang digelar di Aula KONI Provinsi Sulawesi Utara, Jumat (23/1).

Dalam rapat tersebut, KONI Pusat bersama jajaran KONI Provinsi Sulawesi Utara membahas sejumlah poin strategis, salah satunya penetapan jadwal pelaksanaan PON Beladiri 2026.

Ajang olahraga nasional khusus cabang beladiri ini dipastikan akan berlangsung pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026, mengalami pergeseran dari rencana awal yang sebelumnya dijadwalkan pada Juni 2026.

“Pelaksanaan PON Beladiri diputuskan pada akhir Juli hingga awal Agustus 2026. Jadwal tersebut mengalami penyesuaian dari rencana awal,” ujar Suwarno.

Selain jadwal, jumlah cabang olahraga (cabor) yang akan dipertandingkan juga telah ditetapkan sebanyak delapan cabang olahraga, yakni Anggar, Indonesian Beladiri Campuran Amatir (IBCA) Mixed Martial Arts (MMA), Muaythai, Tinju, Kickboxing, Yong Modo, Hapkido, dan Kurash.

Waketum KONI Pusat Mayjen TNI (Purn) Dr. Suwarno. (Foto: Ist.)

Terkait venue pertandingan, seluruh rangkaian PON Beladiri 2026 akan dipusatkan di kawasan Gelanggang Olahraga Wolter Robert Monginsidi, Sario, Kota Manado.

Venue yang akan digunakan meliputi Hall A, Hall B, serta Lapangan Tenis Indoor, yang saat ini tengah dipersiapkan untuk memenuhi standar pertandingan nasional.

Ketua Umum (Ketum) KONI Provinsi Sulawesi Utara, B. Jerry Waleleng, menyatakan kesiapan daerahnya sebagai tuan rumah dan menegaskan komitmen untuk segera melakukan pembenahan fasilitas.

“Yang mendesak saat ini adalah perbaikan menyeluruh di tiga lokasi agar benar-benar memenuhi standar pertandingan,” ungkap Jerry Waleleng.

Ia menilai kehadiran langsung jajaran KONI Pusat di Manado menjadi bentuk dukungan konkret sekaligus motivasi bagi tuan rumah agar PON Beladiri 2026 dapat terselenggara dengan sukses dan menghasilkan prestasi terbaik.

Sementara itu, Suwarno berharap seluruh atlet dari berbagai daerah dapat dipersiapkan secara optimal menghadapi ajang tersebut. KONI Pusat, lanjutnya, juga mendorong partisipasi penuh dari seluruh provinsi di Indonesia.

“KONI Pusat akan berupaya agar seluruh 38 KONI Provinsi dapat ambil bagian, seperti pada PON Beladiri di Kudus. Saat itu hanya Papua Pegunungan yang tidak ikut, sementara provinsi lainnya berpartisipasi. Kami berharap di Sulawesi Utara nanti seluruh provinsi bisa hadir,” ujar Suwarno.

PON Beladiri 2026 di Sulawesi Utara diharapkan tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga sarana pembinaan atlet beladiri nasional serta penguatan prestasi olahraga Indonesia menuju level internasional. (Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from RestorasiNews.com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from RestorasiNews.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading