Politik

Gubernur Wayan Koster Resmikan Gedung MUI Bali, Perkuat Harmoni dan Toleransi Umat

Denpasar – Gubernur Bali Wayan Koster menghadiri kegiatan Halal Bihalal sekaligus meresmikan Gedung Majelis Ulama Indonesia (MUI) Provinsi Bali yang ditandai dengan penandatanganan prasasti, Sabtu (18/4).

Kehadiran Gubernur disambut langsung oleh Ketua Umum (Ketum) MUI Provinsi Bali, Mahrusun Hadyono, bersama jajaran pengurus dan keluarga besar MUI Bali.

Kegiatan ini turut dihadiri unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), Kementerian Agama (Kemenag), Pengadilan Tinggi Agama (PTA), tokoh masyarakat, serta umat Muslim di Bali.

Dalam sambutannya, Koster menegaskan pentingnya menjaga harmoni kehidupan masyarakat Bali yang majemuk. Ia berharap kegiatan bertema “Menguatkan Ukhuwah dan Menghargai Perbedaan” dapat mempererat persatuan serta menciptakan suasana yang aman, damai, dan kondusif.

Menurutnya, pembangunan Bali tidak hanya berorientasi fisik, tetapi juga menyentuh seluruh aspek kehidupan masyarakat tanpa memandang latar belakang agama maupun asal-usul.

“Karena itulah kita harus menjaga Bali ini dengan sebaik-baiknya. Siapa pun yang ada di Gumi Bali ini, mari bersama-sama menjaga agar Bali terus memberikan anugerah dan berkembang ke depan,” ujarnya.

Koster menambahkan, Bali dikenal sebagai daerah yang menjunjung tinggi nilai toleransi. Oleh sebab itu, seluruh majelis umat beragama, termasuk MUI, diharapkan turut berperan aktif dalam menjaga keharmonisan sosial.

Ia juga menegaskan bahwa upaya tersebut sejalan dengan visi pembangunan Bali, yaitu Nangun Sat Kerthi Loka Bali melalui Pola Pembangunan Semesta Berencana dalam Bali Era Baru, yang menitikberatkan pada pelestarian kesucian dan keseimbangan alam beserta kehidupan masyarakatnya, baik secara sekala maupun niskala.

“Visi ini berbasis kearifan lokal yang telah diwariskan oleh para leluhur Bali untuk menjaga keharmonisan alam dan kehidupan,” tambahnya.

Gubernur Koster turut menyampaikan apresiasi atas terwujudnya pembangunan gedung baru MUI Bali yang berdiri tiga lantai. Ia berharap fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal untuk melayani umat Muslim di Bali.

Sementara itu, Ketum MUI Provinsi Bali, Mahrusun Hadyono, menyampaikan terima kasih atas dukungan Gubernur Bali sejak awal pembangunan hingga peresmian gedung yang memiliki luas sekitar 7 are tersebut.

“Bapak Gubernur telah memulai peletakan batu pertama dan hari ini berkenan meresmikan langsung gedung ini. Kami sangat berterima kasih,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa gedung MUI Bali harus difungsikan secara maksimal sebagai pusat pelayanan umat dan masyarakat. Menurutnya, keberadaan fasilitas yang representatif harus diiringi dengan aktivitas yang produktif dan bermanfaat.

“Percuma gedung ini megah jika tidak dimanfaatkan dengan baik. Mari bersama-sama bekerja keras untuk melayani masyarakat,” pungkasnya.

Peresmian gedung ini diharapkan menjadi momentum memperkuat peran MUI Bali dalam membina umat sekaligus menjaga kerukunan antarumat beragama di Pulau Dewata. (Gate 13/Foto: Ist./Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *