Sosok

Rektor Unmas Denpasar dan Letkol TNI (Purn) Si Made Rai Edi Astawa Bahas Pendidikan dan Penguatan Karakter Generasi Muda

Badung – Rektor Universitas Mahasaraswati (Unmas) Denpasar, Prof. Sukawati Lanang P. Perbawa, melakukan kunjungan silaturahmi ke kediaman Letkol TNI (Purn) Si Made Rai Edi Astawa di Banjar Lebak, Desa Dalung, Kecamatan Kuta Utara, Kabupaten Badung, Bali, Kamis (11/6), bertepatan dengan Hari Suci Sugian Jawa.

Kunjungan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan tersebut dimanfaatkan sebagai sarana bertukar pandangan mengenai pendidikan, pembangunan karakter bangsa, serta tantangan yang dihadapi generasi muda Bali dan Indonesia di masa mendatang.

Letkol TNI (Purn) Si Made Rai Edi Astawa yang merupakan alumni SMA Taruna Nusantara Angkatan V dan lulusan Akademi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia tahun 2000 menyambut langsung kedatangan Prof. Sukawati di kediamannya.

Selama kurang lebih 30 menit, kedua tokoh berdiskusi mengenai pentingnya pendidikan sebagai instrumen utama dalam membentuk sumber daya manusia yang unggul, berintegritas, serta memiliki komitmen terhadap nilai-nilai kebangsaan dan budaya.

Dalam diskusi tersebut mengemuka pandangan bahwa pendidikan tidak hanya berfungsi sebagai sarana transfer ilmu pengetahuan, tetapi juga menjadi media pembentukan karakter, moralitas, kedisiplinan, serta jiwa kepemimpinan generasi muda.

Momentum Hari Suci Sugian Jawa turut memberikan makna tersendiri dalam pertemuan tersebut. Nilai-nilai spiritual yang melekat pada perayaan tersebut dinilai relevan dalam upaya memperkuat fondasi karakter generasi penerus bangsa di tengah berbagai tantangan sosial dan perkembangan zaman.

Kedua tokoh juga menyoroti pentingnya menjaga keseimbangan antara penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan pelestarian nilai-nilai budaya serta kearifan lokal sebagai bagian dari identitas bangsa.

Pertemuan tersebut menghasilkan kesamaan pandangan bahwa Indonesia membutuhkan generasi muda yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki integritas, semangat pengabdian, kepedulian sosial, dan keteguhan dalam memegang nilai-nilai budaya serta spiritual.

Melalui pendidikan yang berkualitas dan berorientasi pada pembangunan karakter, diharapkan lahir generasi yang mampu menjadi motor penggerak kemajuan bangsa sekaligus menjaga jati diri Indonesia di tengah dinamika global yang terus berkembang.

Kunjungan silaturahmi tersebut menjadi momentum refleksi bersama bahwa pendidikan, kedisiplinan, dan pengabdian merupakan fondasi penting dalam mewujudkan masa depan Indonesia yang lebih maju, berdaya saing, dan berkarakter. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Gate 13)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading