Syamsul: Media Eksternal Perkuat Kredibilitas Publikasi Capaian Peradilan
Jakarta – Ketua Forum Silaturahmi Media Mahkamah Agung Republik Indonesia (FORSIMEMA-RI), Syamsul Bahri, menyambut positif pandangan Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (BSDK) Mahkamah Agung (MA) mengenai pentingnya peran media online eksternal dalam mengamplifikasi capaian lembaga peradilan.
Menurut Syamsul, publikasi melalui media eksternal yang bekerja secara profesional dan berlandaskan Undang-Undang Nomor (UU) 40 Tahun 1999 tentang Pers serta Kode Etik Jurnalistik memiliki tingkat kredibilitas lebih tinggi karena melalui proses verifikasi dan penyuntingan.
“Media bukan sekadar penyampai informasi, tetapi juga mitra strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap lembaga peradilan,” ujar Syamsul, Kamis (16/7).
Ia menilai media eksternal memiliki jangkauan pembaca yang lebih luas dibanding media internal, sehingga berbagai program reformasi peradilan, digitalisasi layanan, transparansi, dan inovasi MA dapat diketahui masyarakat secara lebih efektif.
Syamsul menegaskan FORSIMEMA-RI berkomitmen menjadi jembatan komunikasi antara MA, badan peradilan, dan masyarakat melalui pemberitaan yang profesional, edukatif, objektif, dan bertanggung jawab. Menurutnya, media juga tetap menjalankan fungsi sebagai kontrol sosial untuk menjaga transparansi, akuntabilitas, dan integritas lembaga peradilan.
Ia menambahkan, sinergi yang harmonis antara media eksternal dan humas lembaga peradilan menjadi faktor penting dalam memperkuat komunikasi publik.
“Program-program Ketua MA, Yang Mulia Prof. Dr. Sunarto, S.H., M.H., akan lebih optimal apabila didukung komunikasi yang baik kepada masyarakat,” pungkasnya. (Red/Mh/Foto: Ist.)
Discover more from Restorasi News
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

