Pemerintah

Delapan Dekade BSSN, Perkuat Fondasi Keamanan Siber Nasional

Depok – Memasuki usia ke-80 tahun, Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menegaskan komitmennya dalam memperkuat sistem keamanan siber nasional sebagai bagian tak terpisahkan dari ketahanan negara.

Peringatan yang berlangsung di Kantor BSSN, Depok, Jawa Barat (Jabar), Senin (6/4), mengangkat tema “Kedaulatan Siber Memperkuat Ketahanan Nasional”. Tema tersebut menjadi refleksi sekaligus arah kebijakan dalam menghadapi tantangan digital yang semakin dinamis.

Kepala BSSN, Letjen TNI (Purn.) Nugroho Sulistyo Budi, menyampaikan bahwa keamanan siber saat ini telah berkembang menjadi ekosistem yang kompleks dan saling terhubung. Oleh karena itu, dibutuhkan keterlibatan aktif berbagai pihak dalam membangun sistem pertahanan digital yang kuat.

“Keamanan siber tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada kolaborasi antara pemerintah, sektor industri, dunia akademik, komunitas, hingga media untuk menciptakan ketahanan yang menyeluruh,” ujarnya.

Foto: Istimewa

Turut hadir dalam kegiatan tersebut jajaran pejabat BSSN, di antaranya Wakil Kepala BSSN Komjen Pol. A. Rachmad Wibowo, serta sejumlah deputi yang membidangi strategi, operasi, dan keamanan siber di berbagai sektor pembangunan.

Rangkaian kegiatan juga diisi dengan penyampaian pandangan dari tokoh-tokoh yang memiliki peran penting dalam pengembangan sistem persandian dan keamanan siber nasional.

Di antaranya Mayjen TNI (Purn.) H. Nachrowi Ramli, Ketua Ikatan Alumni Sandi Negara (IKASARA) Dr. Pratama Dahlian Persadha, serta perwakilan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Foto: Istimewa

Mereka menyoroti pentingnya kesinambungan kebijakan, penguatan implementasi di lapangan, serta peningkatan kualitas sumber daya manusia sebagai pilar utama dalam menjaga keamanan siber nasional.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap peran strategis media, BSSN juga memberikan penghargaan kepada sejumlah perusahaan pers yang dinilai aktif dalam meningkatkan literasi keamanan siber di tengah masyarakat.

Media nasional seperti Kompas.com, Detik.com, CNN Indonesia, Tribunnews.com, dan Antara News menerima penghargaan dalam berbagai kategori, mulai dari karya jurnalistik hingga liputan edukatif.

Peringatan ini menjadi penegas bahwa di tengah percepatan transformasi digital, keamanan siber tidak hanya menjadi tanggung jawab negara, tetapi juga memerlukan partisipasi aktif seluruh elemen bangsa guna menjaga kedaulatan digital Indonesia tetap kokoh dan berkelanjutan. (Gate 13/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *