Indonesia-India Perkuat Poros Pertahanan Siber Lewat Demonstrasi Teknologi
Jakarta – Hubungan bilateral Indonesia dan India di bidang pertahanan memasuki fase baru. Perusahaan teknologi India Shyam VNL Private Limited menggelar demonstrasi RF-Cyber Intelligence Solutions di Jakarta, Senin (22/9).
Acara tersebut menjadi penanda penting sekaligus sinyal penguatan kerja sama strategis kedua negara dalam menghadapi ancaman keamanan siber global.
Kegiatan ini diprakarsai oleh Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Ditjen Pothan) Kementerian Pertahanan Republik Indonesia (Kemhan RI). Bukan sekadar ajang transfer teknologi, acara ini juga mencerminkan pembentukan poros strategis baru antara Jakarta dan New Delhi.
Besarnya perhatian pemerintah Indonesia terlihat dari daftar tamu undangan. Hadir pejabat tinggi setingkat Kepala Staf Angkatan TNI (Tentara Nasional Indonesia), Komandan Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, hingga pimpinan lembaga intelijen seperti Badan Intelijen Negara (BIN) serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN). Kehadiran tersebut menegaskan komitmen serius Indonesia memperkuat kapasitas nasional menghadapi ancaman digital.
Dalam paparannya, Senior Strategic Advisor Shyam VNL Brig Ajoy Mukherjee menekankan bahwa seluruh solusi yang ditawarkan mulai dari sistem pendeteksi perangkat ponsel di titik masuk hingga teknologi pengaman ruang rapat, sepenuhnya dikembangkan dengan kekayaan intelektual India. Hal ini menunjukkan kapabilitas India sebagai kekuatan teknologi pertahanan yang patut diperhitungkan.
Bagi Indonesia, kerja sama ini membuka peluang besar. Selain memperoleh akses ke teknologi canggih, Indonesia juga bisa belajar dari pengalaman India yang memiliki kesamaan tantangan geografis dan keamanan. Di saat yang sama, kolaborasi ini memberi jalan untuk mengurangi ketergantungan pada vendor teknologi dari negara-negara Barat.
Lebih jauh, sinergi ini membuka peluang kolaborasi industri pertahanan dalam negeri, seperti PT Perusahaan Umum Industri Angkatan Darat (Pindad) dan PT (Lembaga Elektronika Nasional) LEN Industri untuk mengembangkan inovasi bersama dan bersaing di pasar global.
Demonstrasi teknologi hari ini diharapkan menjadi pijakan awal yang solid bagi Indonesia dan India dalam memperdalam kerja sama pertahanan. Tujuannya jelas: membangun kedaulatan siber yang mandiri, tangguh, dan mampu menjawab tantangan era digital. (Guh/Foto: Ist.)

