Menhan RI Dorong Kemitraan Strategis Pertahanan dengan Bosnia dan Herzegovina
Jakarta – Menteri Pertahanan Republik Indonesia (Menhan RI) Sjafrie Sjamsoeddin melaksanakan pertemuan bilateral dengan Menhan Bosnia dan Herzegovina, H.E. Zukan Helez, di Kementerian Pertahanan Bosnia dan Herzegovina, Sarajevo, Minggu (11/1).
Pertemuan ini menjadi bagian penting dari kunjungan resmi Menhan RI dalam rangka memperkuat hubungan bilateral kedua negara.
Dalam pertemuan tersebut, kedua menteri membahas berbagai isu strategis yang berkembang di tingkat regional dan global.
Diskusi menegaskan bahwa kerja sama pertahanan memiliki peran krusial dalam menjaga stabilitas, perdamaian, dan keamanan internasional, di tengah dinamika geopolitik yang terus berkembang.
Pertemuan bilateral tersebut menghasilkan komitmen bersama untuk meningkatkan kerja sama pertahanan Indonesia dan Bosnia dan Herzegovina secara lebih komprehensif.
Fokus kerja sama diarahkan pada penguatan industri pertahanan, pengembangan pendidikan dan pelatihan militer, transfer teknologi pertahanan, serta dukungan bersama terhadap pelaksanaan misi kemanusiaan dan misi perdamaian di bawah mandat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
Komitmen tersebut kemudian dituangkan dalam Joint Statement yang ditandatangani oleh pejabat tinggi pertahanan kedua negara.
Pernyataan bersama ini menegaskan kesepakatan untuk segera merealisasikan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) Kerja Sama Pertahanan sebagai landasan hukum penguatan kemitraan bilateral.
Selain itu, kedua pihak juga menjajaki penempatan atase pertahanan Bosnia dan Herzegovina di Indonesia sebagai bagian dari peningkatan hubungan diplomatik militer.
Sebagai rangkaian dari kunjungan kerja, Menhan RI beserta delegasi turut melakukan kunjungan ke fasilitas industri pertahanan Pretis.
Kunjungan ini dimaksudkan untuk melihat langsung kapasitas industri pertahanan Bosnia dan Herzegovina serta membuka peluang kerja sama yang saling menguntungkan di sektor strategis tersebut.
Kunjungan Menhan Sjafrie Sjamsoeddin menegaskan komitmen Indonesia dalam memperluas jejaring kerja sama pertahanan dengan mitra internasional, sejalan dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.
Kerja sama ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti secara konkret demi mendukung kepentingan pertahanan nasional kedua negara serta berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas global. (Gate 13/Foto: Ist./Biro Infohan Setjen Kemhan)
Discover more from RestorasiNews.com
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
