OlahragaPeristiwa

Voting PSSI Awards 2026 Diperpanjang hingga 20 Maret

Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memperpanjang periode online voting publik untuk PSSI Awards 2026. Awalnya, proses pemungutan suara melalui laman resmi awards.pssi.org dijadwalkan berakhir pada 26 Februari 2026.

Melihat antusiasme masyarakat yang terus meningkat serta persaingan yang sangat ketat di berbagai kategori, periode voting kini diperpanjang hingga 20 Maret 2026.

Sebagai bentuk apresiasi kepada para pemilih, PSSI melalui PT Garuda Sepak Bola Indonesia (GSI) menyiapkan beragam hadiah menarik sepanjang periode voting, di antaranya tiket FIFA Series 2026.

Keputusan perpanjangan ini diambil untuk memberikan kesempatan yang lebih luas kepada para pencinta sepak bola nasional dalam menentukan pilihan mereka.

Partisipasi publik menjadi elemen krusial dalam proses penentuan pemenang, sejalan dengan semangat keterbukaan dan inklusivitas yang diusung dalam penyelenggaraan tahun ini.

Sejak online voting dibuka pada 6 Januari lalu, respons masyarakat menunjukkan tren positif. Lonjakan partisipasi terjadi terutama pada kategori-kategori utama, di mana selisih perolehan suara antar nominasi berada dalam margin yang sangat ketat.

Selain secara daring, proses voting juga dihadirkan secara offline di stasiun MRT Jakarta. Booth PSSI Awards tersedia di dua titik strategis, yakni MRT Blok M dan MRT Bundaran HI pada 10 hingga 22 Februari 2026, sebagai upaya memperluas partisipasi publik.

Persaingan Ketat di Kategori Utama

Pada kategori Men’s Player of the Year, Jay Idzes untuk sementara memimpin dan bersaing ketat dengan Rizky Ridho. Persaingan juga melibatkan Calvin Verdonk, Kevin Diks, dan Yakob Sayuri.

Di Women’s Player of the Year, Claudia Scheunemann memimpin tipis atas Safira Ika Putri, dengan pesaing lain Viny Silfianus, Gea Yumanda, dan Vivi Oktavia Riski.

Untuk sektor penjaga gawang putra, duel suara antara Maarten Paes dan Emil Audero berlangsung sangat tipis. Keduanya dibayangi Teja Paku Alam, Ernando Ari, dan Nadeo Argawinata. Sementara pada Women’s Goalkeeper of the Year, Iris de Rouw memimpin, diikuti Laita Roati, Alleana Ayu, Ghadiza Asnanza, dan Glorry Margaretha.

Di kategori pemain muda putra, Marselino Ferdinan bersaing ketat dengan Dony Tri Pamungkas, disusul Arkhan Fikri, Rayhan Hannan, dan Fajar Fathurrahman.

Pada Women’s Young Player of the Year, Claudia Scheunemann kembali bersaing ketat dengan Katarina Stalin, serta Gea Yumanda, Jazlyn Kayla, dan Alleana Ayu Arumi.

Untuk kategori momen terbaik, gol Ole Romeny dan Rizky Ridho bersaing di dua teratas pada Goal of the Year, diikuti gol Egy Maulana Vikri, Arkhan Fikri, dan Rayhan Hannan.

Di Assist of the Year, Yance Sayuri memimpin tipis atas Fajar Fathurrahman, dengan pesaing lain Rizky Eka Pratama, Firman Ramadhan, dan Agung Mannan.

Adapun pada Save of the Year, halauan Emil Audero dan dua penyelamatan Maarten Paes bersaing sangat ketat, disusul Kartika Ajie dan Hilmansyah.

17 Kategori Penghargaan

PSSI Awards 2026 menghadirkan 17 kategori penghargaan yang terbagi dalam dua kelompok besar, yakni Performance Awards dan Special Recognition Awards.

Kelompok Performance Awards mencakup sembilan kategori untuk pencapaian individu pemain selama satu musim kompetisi, mulai dari pemain terbaik, penjaga gawang terbaik, pemain muda terbaik, hingga momen teknis seperti gol, assist, dan penyelamatan terbaik.

Sementara Special Recognition Awards diberikan kepada individu maupun institusi yang dinilai memiliki kontribusi signifikan terhadap pembangunan sepak bola nasional, termasuk wasit, asosiasi provinsi, program pembinaan, suporter, hingga figur di balik layar.

Masyarakat dapat memberikan suara melalui laman resmi awards.pssi.org, baik melalui ponsel maupun komputer. Pemilih diimbau memastikan seluruh kategori telah dipilih sebelum batas waktu terbaru berakhir pada 20 Maret 2026.

PSSI berharap ajang ini tidak hanya menjadi seremoni penghargaan, tetapi juga wadah keterlibatan masyarakat untuk turut menentukan arah dan wajah sepak bola Indonesia, sekaligus memperkuat rasa memiliki dan kebersamaan dalam membangun sepak bola nasional yang berprestasi dan berkelanjutan. (Red/Mh/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *