PSSI Rayakan HUT ke-96 di Sidoarjo, Tegaskan Semangat Persatuan dan Target Piala Dunia 2030
Jakarta – Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) resmi memasuki usia ke-96 pada Minggu (19/4), yang diperingati secara khidmat dan sederhana di Stadion Gelora Delta.
Peringatan hari jadi organisasi sepak bola tertinggi di Indonesia ini dihadiri Wakil Ketua Umum (Waketum) PSSI Zainuddin Amali dan Ratu Tisha Destria, anggota Komite Eksekutif (Exco) Ahmad Riyadh, serta Sekretaris Jenderal (Sekjen) PSSI Yunus Nusi.
Turut hadir jajaran Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jawa Timur serta para legenda Tim Nasional (Timnas) Indonesia lintas generasi, di antaranya Evan Dimas, Anang Ma’ruf, Hadi Ismanto, Subangkit, Fredy Muli, Yusuf Ekodono, Arif Suyono, dan M Zein Alhadad.
Rangkaian acara diawali dengan prosesi pemotongan tumpeng oleh Waketum PSSI sebagai simbol rasa syukur. Potongan pertama diserahkan kepada Hadi Ismanto sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi para legenda terhadap perjalanan sepak bola nasional.
Dalam sambutannya, Zainuddin Amali menegaskan bahwa sepak bola memiliki peran strategis sebagai alat pemersatu bangsa. Ia mengingatkan kembali sejarah berdirinya PSSI yang penuh tantangan dalam menyatukan berbagai klub dari berbagai daerah di Indonesia.
“Sejak awal berdiri, semangat persatuan sudah menjadi fondasi. Nama klub pun dahulu selalu mengandung kata ‘persatuan’. Ini menjadi pengingat bahwa kita harus tetap bersatu sebagai keluarga besar sepak bola Indonesia,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa persaingan di lapangan hanya berlangsung selama pertandingan. Setelah itu, seluruh elemen sepak bola harus kembali bersatu dan menjaga kebersamaan sebagai bagian dari bangsa Indonesia.
Pada momentum ini, PSSI turut menyampaikan apresiasi kepada para legenda yang telah memberikan kontribusi besar dalam membangun sejarah sepak bola nasional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada para legenda. Tanpa kontribusi mereka, PSSI tidak akan sampai pada titik ini,” kata Amali.
Selain refleksi perjalanan organisasi, PSSI juga menegaskan komitmen untuk terus melakukan pembenahan, mulai dari peningkatan kualitas kompetisi domestik hingga prestasi Timnas Indonesia di kancah internasional.
Salah satu target besar yang dicanangkan adalah membawa Timnas Indonesia lolos ke ajang Piala Dunia 2030.
“Kami memiliki mimpi besar. Mohon doa dan dukungan seluruh masyarakat agar Timnas Indonesia dapat tampil di Piala Dunia 2030,” pungkasnya.
Peringatan HUT ke-96 ini menjadi momentum bagi PSSI untuk memperkuat konsolidasi internal sekaligus menatap masa depan sepak bola Indonesia yang lebih kompetitif dan berprestasi di tingkat global. (Gate 13/Foto: Ist./pssi.org)

