Bupati Bogor Hadiri Bakti Sosial Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62, Tegaskan Pentingnya Pelayanan Prima
Cibinong – Bupati Bogor, Rudy Susmanto, mengawali rangkaian peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun 2026 dengan menghadiri kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis serta penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Rudy menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh insan pemasyarakatan atas dedikasi dan pengabdian yang telah diberikan dalam melayani masyarakat.
“Terima kasih atas pengabdian yang tulus, melayani dengan sepenuh hati tanpa henti. Selamat Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 Tahun,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini menjadi wujud nyata kehadiran negara dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya melalui layanan kesehatan dan bantuan sosial yang langsung dirasakan manfaatnya.
Sementara itu, Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas terselenggaranya rangkaian kegiatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 yang mengusung tema “Pemasyarakatan Kerja Nyata dan Pelayanan Prima.”
Ia menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari kebijakan Presiden Republik Indonesia yang berfokus pada sejumlah program prioritas nasional, seperti pembangunan dan perbaikan sekolah, program kampung nelayan, serta program makan bergizi gratis yang kini telah menjangkau puluhan ribu satuan pendidikan di seluruh Indonesia.
Agus menegaskan pentingnya peran seluruh aparatur negara, baik Aparatur Sipil Negara (ASN), Tentara Nasional Indonesia (TNI), maupun Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), sebagai ujung tombak dalam pelaksanaan program pemerintah.
“Kita semua harus berkontribusi, sekecil apapun itu, demi terwujudnya kebijakan pemerintah. Tidak ada yang bisa bekerja sendiri, diperlukan kolaborasi dan dukungan bersama agar seluruh program dapat mencapai sasaran,” ungkapnya.
Ia juga mengapresiasi jajaran pemasyarakatan dan imigrasi yang secara konsisten melaksanakan kegiatan sosial seperti Jumat Berkah, bakti sosial, serta bakti kesehatan sebagai bentuk nyata pelayanan kepada masyarakat.
Dalam kesempatan tersebut, Agus turut menyoroti pentingnya ketahanan pangan sebagai salah satu prioritas nasional. Ia mengajak masyarakat untuk mulai memanfaatkan ruang di lingkungan keluarga guna mendukung kemandirian pangan.
“Negara yang besar tidak akan bisa terwujud tanpa kekuatan pangan. Mari kita mulai dari keluarga masing-masing untuk mewujudkan kedaulatan pangan,” tambahnya.
Melalui peringatan Hari Bakti Pemasyarakatan ke-62 ini, diharapkan seluruh jajaran pemasyarakatan semakin memperkuat komitmen dalam memberikan pelayanan prima serta meningkatkan kontribusi nyata bagi kesejahteraan masyarakat, bangsa, dan negara. (Alz/Foto: Ist./Diskominfo)

