Edukasi

Catatan Prestasi SMA Presiden: Dari Olimpiade, Debat hingga Paskibraka Istana dan Panggung Internasional

Bukan Sekadar Sekolah Berasrama, Jejak Prestasi SMA Presiden Membentang dari Kompetisi Sains hingga Chingay Parade Singapura

Bekasi – Apa yang sebenarnya dihasilkan sebuah sekolah ketika pendidikan akademik ditempatkan berdampingan dengan disiplin, pembentukan karakter, kepemimpinan dan kehidupan berasrama?

Pertanyaan itu menemukan jawabannya dalam perjalanan SMA Presiden (Boarding School) di Kota Jababeka, Cikarang, Bekasi.

Dokumentasi resmi sekolah menunjukkan sedikitnya 188 entri prestasi dalam arsip Papan Prestasi – President Senior High School, yang mencatat perjalanan siswa terutama pada periode 2013 hingga 2018. Namun angka 188 tersebut bukan berarti 188 gelar juara pertama. Di dalamnya terdapat berbagai kategori capaian, mulai dari 1st Winner, 2nd Winner, 3rd Winner, Runner Up, Finalist, Top 50, Top Scorer, Quarter Final hingga Member.

Justru di sinilah arsip tersebut menarik. Ia memperlihatkan bukan hanya kemenangan, tetapi juga peta kompetisi yang dimasuki para siswa SMA Presiden.

Foto: Ist./sma.presiden.sch.id

Dari Paskibraka hingga Olimpiade

Jejak tersebut sudah terlihat sejak 2013. Bagaskara dan Nadya Azkia Zahra tercatat sebagai anggota Paskibraka tingkat Jawa Barat, sementara Yuni menjadi anggota Paskibraka tingkat Kabupaten Bekasi.

Pada 15 Oktober 2013, Paskibra Team Batch IX SMA Presiden meraih 1st Winner dalam Paskibra Competition SMAK 5 Penabur tingkat Jabodetabek.

Di bidang prestasi siswa, Hanifah Rahadianty memperoleh 3rd Winner, sedangkan Jeremy Alief Sianto meraih 4th Winner dalam Best Student Achievement tingkat Kabupaten Bekasi.

Pada kompetisi debat, Selvi Elviana Putri dan Muhammad Ikhsan N tercatat sebagai 1st Winner Indonesian Debate Competition tingkat Kabupaten Bekasi.

Foto: Ist./sma.presiden.sch.id

Sementara Loangga Ashistela Burlian masuk Top 50 UGM National Mathematics Competition ke-24 tingkat nasional.

Bidang olahraga juga mencatat nama Cahyani Fortunitawanli, yang meraih 2nd Winner O2SN Renang Gaya Dada Putri dan 2nd Winner O2SN Renang Gaya Bebas Putri. Lidia Kristi Agustina meraih 1st Winner O2SN Tenis tingkat Kabupaten Bekasi.

Di periode yang sama, Rahmat Nasrul Maulana tercatat mengikuti Student Exchange tingkat internasional.

Debat Bahasa Inggris Jadi Salah Satu Kekuatan

Memasuki 2014, kemampuan komunikasi dan bahasa Inggris menjadi salah satu bidang yang menonjol.

Violina Gunawan, Chengzuo Ma dan Phillips Boettcher tercatat memperoleh 1st Winner dalam English Debate Competition tingkat Kabupaten Bekasi dan kembali meraih 1st Winner pada tingkat Jabodetabek.

Di bidang akademik, Mochamad Louis Farachan menjadi 1st Winner Physics Competition Universitas Negeri Malang tingkat Jabodetabek. Dalam kompetisi tingkat nasional yang sama, ia mencapai Quarter Final.

Catatan tersebut penting: capaian Quarter Final tidak kemudian disebut sebagai juara nasional. Ini menjadi contoh bagaimana prestasi dalam arsip SMA Presiden perlu dibaca berdasarkan hasil sebenarnya.

Ketika Sains Bertemu Seni

Prestasi siswa tidak berhenti pada sains. Annisa Ayu Permata Triyanto meraih penghargaan Best of The Best Model dalam Indonesia Model Ambassador tingkat nasional.

Benny Wijaya meraih 2nd Winner Biology Olympiad tingkat Kabupaten Bekasi.

Paul Amaze Grant menjadi 1st Winner FLS2N Teater tingkat Kabupaten Bekasi.

Di olahraga, tim basket putra SMA Presiden tercatat meraih 2nd Winner Cikoti Basketball Championship dan 1st Winner Dwiwarna Cup tingkat Jabodetabek.

2015: Olimpiade Makin Berwarna

Tahun 2015 memperlihatkan semakin luasnya bidang kompetisi. Gian Gervase Geoffrey meraih 1st Winner UNSIKA Mathematics Competition tingkat Purwasukasi. Dalam Mathematics Olympiad tingkat Kabupaten Bekasi, ia kembali meraih 1st Winner.

Ramadhan Azizulhakim Yusuf memperoleh Runner Up 3 dalam UNSIKA Mathematics Competition dan 3rd Winner Mathematics Olympiad tingkat Kabupaten Bekasi.

Irvan Budiman meraih 1st Winner Biology Olympiad.

Ahmad Naufal ‘Aisyi meraih 2nd Winner Economics Olympiad, sedangkan Selvi Elviana Putri memperoleh 4th Winner Earth Science Olympiad.

Di bidang Fisika, Mochamad Louis Farachan tercatat sebagai 5th Winner Physics Olympiad tingkat Kabupaten Bekasi.

Nama Violina Gunawan, Chengzuo Ma dan Phillips Boettcher kembali muncul dalam berbagai kompetisi debat.

2016-2018: Spektrum Kompetisi Meluas

Foto: Ist./sma.presiden.sch.id

Pada 2016, daftar kompetisi semakin panjang: Speech Contest, FLS2N Tari, Solo Vocal, Poster Design, Acoustic Band, Chemistry Competition, Paskibraka, Indonesian Debate, English Debate, Physics Competition IPB, Civics Quiz, IT Olympiad, Biology Olympiad, Geography Olympiad, Earth Science Olympiad, renang hingga film pendek.

Nama-nama seperti Violina Gunawan, Annisa Ayu Permata Triyanto, Lasma Rouly Laurencia, Martha Yohana, Moranda, Allia Swasti Setyoputri, Yehezkiel Haposan Manurung, Harry Febrin Situngkir, Rona Yuniarsih, David Panahatan, Johanes Mulia, Kezia Marcella Putri, Andika Aulia Ulinnuha, Tofan Astrada, Tusita Metadevi Jayamangalani S, Muhamad Farhan Fadhilah, Dhea Zulrahmania Hermanto, Alya Kusumaningrum, Austrin Muhammad Iqbal, Bramandhito Aji dan Jeremia Nathanael Soebiyanto tercatat dalam berbagai kompetisi dan kegiatan prestasi.

Pada 2017-2018, jejak tersebut berlanjut melalui kompetisi akademik, Paskibraka, basket, short movie, Civics Quiz, Traffic Safety Ambassador, kegiatan budaya serta misi internasional.

Di antaranya terdapat Ching Ay Cultural Mission di Singapura dan Folk Cultural Mission di Portugal.

Paskibraka: Dari Sekolah ke Istana

Jejak Paskibraka menjadi salah satu cerita paling kuat. Pada 2019, Rangga Wirabrata M. tercatat sebagai Paskibraka Nasional. M. Kautsar Yasakha dan M. Dhiemas Arya B. menjadi Paskibraka Kabupaten Bekasi.

Pada 2022, nama SMA Presiden kembali muncul dalam sejarah Paskibraka.

Bramantya Rizky Wiratama mendapat tugas sebagai pengerek Bendera Pusaka Merah Putih dalam upacara peringatan detik-detik Proklamasi di Istana Merdeka pada HUT ke-77 RI.

Bhakti Rama Prawira menjadi Paskibraka tingkat Provinsi Jawa Barat, sedangkan M. Aldo Dhulyansah, Nayza Indyra D.P., Mell Naya Adistya dan Junior Gerrard bertugas di tingkat Kabupaten Bekasi.

2023: OSN Kebumian

Tradisi akademik tersebut juga berlanjut. Pada 2023, Bernardino Excelanta, siswa kelas XI MIPA 1 SMA Presiden, tercatat meraih prestasi dalam OSN bidang Kebumian tingkat Kabupaten.

2024: Dari Debat hingga Medali Emas Internasional

Pada 2024, publikasi resmi sekolah kembali mencatat sejumlah capaian. Nataya Angeleuis Putrilodya meraih peringkat ketiga dalam kompetisi nasional, setelah perjalanan kompetisinya dimulai dari tingkat kabupaten dalam bidang vokal.

SMA Presiden juga meraih juara pertama Indonesian Debate Competition.

Tim basket SMA Presiden menjadi juara Bekasi Student League 2024.

Sementara Griselda Widyanti meraih 1st Place atau medali emas kategori Standard Lady dalam International Shooting Championship yang dipublikasikan sekolah.

Presidenta Lokananta Menembus Singapura

April 2024 menjadi momentum lain. Marching band SMA Presiden, Presidenta Lokananta, tampil dalam Chingay Parade di Singapura.

Menurut publikasi resmi sekolah, para siswa membawa unsur budaya Indonesia melalui musik, gerakan, bendera dan properti pertunjukan.

Foto: Ist./sma.presiden.sch.id

Apa yang Sebenarnya Ditawarkan SMA Presiden?

Jika seluruh catatan tersebut dibaca bersama, satu hal menjadi jelas: prestasi SMA Presiden tidak terkonsentrasi pada satu bidang.

Ada matematika, fisika, biologi, kimia, ekonomi, geografi, astronomi dan teknologi informasi, ada debat, pidato dan Bahasa, ada basket, futsal, renang dan tenis, ada tari, vokal, teater, marching band, film dan modeling, dan ada Paskibraka dan program kepemimpinan.

Ada pula pengalaman pertukaran pelajar, summer camp, misi budaya dan pertunjukan internasional.

Situs resmi SMA Presiden sendiri menempatkan pendidikan karakter, disiplin dan kemandirian sebagai bagian penting dari identitas sekolah. Brosur sekolah menyebut orientasi pendidikan umum tingkat atas berasrama bertaraf internasional, dengan penekanan pada intelektualitas, moral, wawasan kebangsaan dan cinta tanah air.

Program pembentukan karakter juga terlihat dalam kegiatan Bela Negara di Dodik Bela Negara Rindam III/Siliwangi yang diarahkan pada patriotisme, disiplin dan kepemimpinan.

188 Entri, Tetapi Bukan 188 Juara

Inilah bagian yang paling penting. 188 entri tidak boleh diterjemahkan menjadi 188 juara pertama.

Sumber resmi sekolah sendiri menggunakan berbagai kategori hasil. Karena itu, ukuran keberhasilan tidak semata-mata terletak pada jumlah piala.

Yang lebih menarik adalah berapa banyak ruang yang diberikan kepada siswa untuk berkompetisi, mencoba, belajar, memimpin dan berkembang.

Dari Paskibraka hingga Istana Merdeka, dari olimpiade hingga OSN, dari ruang debat hingga panggung Singapura, dari lapangan basket hingga kompetisi internasional.

Itulah jejak yang ditinggalkan SMA Presiden dalam perjalanan pendidikannya.

Bukan hanya mencetak siswa yang mampu bersaing, tetapi berupaya membentuk manusia yang memiliki pengetahuan, karakter, disiplin, kepemimpinan dan keberanian untuk memasuki dunia yang lebih luas. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading