Edukasi

Dorong Pegawai Tingkatkan Pendidikan, Kemenimipas Gandeng STIH Litigasi

Jakarta – Semangat belajar kembali digelorakan di lingkungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).

Melalui kerja sama dengan Sekolah Tinggi Ilmu Hukum (STIH) Litigasi, para pegawai yang belum bergelar sarjana hukum (SH) atau sarjana lain, kini mendapat kesempatan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi.

Penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemenimipas Aman Riyad dengan Ketua Yayasan Pengayoman Sri Puguh Budi Utami berlangsung di Ruang Rapat Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenimipas, Senin (30/9), disaksikan langsung oleh Sekjen Kemenimipas Asep Kurnia.

Foto: Ist./Dok.

Dalam sambutannya, Sekjen Kemenimipas Asep Kurnia menekankan bahwa pendidikan adalah kunci kemajuan dan pegawai Kemenimipas tidak boleh kalah bersaing dengan kementerian lain.

“Tidak cukup hanya tamat Sekolah Lanjutan Atas (SLA). Kita dorong semua pegawai agar berpendidikan sarjana hukum, dan bila memungkinkan, juga di bidang keilmuan lainnya,” pungkasnya.

STIH Litigasi merupakan lembaga pendidikan tinggi hukum yang berada di bawah Yayasan Pengayoman Warga Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia (Kemenkumham RI).

Yayasan Pengayoman saat ini diketuai oleh Sri Puguh Budi Utami yang sebelumnya pernah menjabat sebagai Direktur Jenderal Pemasyarakatan (Dirjen PAS) Kemenkumham RI.

Kerja sama ini diharapkan menjadi tonggak penting dalam meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) Kemenimipas, sekaligus membuka jalan bagi lahirnya lebih banyak lulusan sarjana hukum dari kalangan pegawai imigrasi dan pemasyarakatan. (Mh/Foto: Ist./Dok.)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading