Sosok

Perkuat Struktur Intelijen Kejagung, I Putu Gede Astawa Jabat Direktur III Jamintel

Jakarta – Pergerakan struktural di tubuh Kejaksaan Agung (Kejagung) kembali berlangsung. Melalui Keputusan Jaksa Agung Republik Indonesia Nomor 1043 Tahun 2025, yang ditetapkan pada Senin (18/11), I Putu Gede Astawa resmi ditunjuk sebagai Direktur III pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen (Jamintel).

Penetapan ini sekaligus mengakhiri masa tugas Astawa sebagai Wakil Kepala Kejaksaan Tinggi (Wakajati) Bali.

Dalam keputusan tersebut, ia diberhentikan dari jabatan lamanya untuk mengemban posisi baru yang memiliki tanggung jawab strategis dalam penguatan intelijen penegakan hukum di tingkat nasional.

Jabatan Direktur III Jamintel dikenal sebagai unit vital karena menangani pengumpulan dan pengolahan informasi strategis, analisis potensi ancaman, hingga pemetaan isu-isu sensitif yang berpengaruh terhadap stabilitas keamanan dan penegakan hukum.

Dengan pengalaman panjang Astawa dalam berbagai posisi penting di lingkungan kejaksaan, penempatannya di kursi ini dipandang sebagai langkah penguatan organisasi yang dirancang secara terukur.

Mutasi tersebut juga mencerminkan upaya penyegaran berkelanjutan yang dilakukan Kejagung untuk memastikan efektivitas kelembagaan di tengah tantangan penegakan hukum yang terus berkembang.

Pembenahan internal melalui rotasi jabatan dinilai penting untuk menjaga kesinambungan profesionalisme dan regenerasi kepemimpinan.

Melalui tugas barunya, Astawa diharapkan mampu memperkuat koordinasi intelijen kejaksaan, meningkatkan kualitas analisis situasi nasional, serta memperkokoh peran kejaksaan dalam menjaga keamanan dan ketertiban secara menyeluruh. (Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from RestorasiNews.com

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Discover more from RestorasiNews.com

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading