Realisasi APBD 2025 Depok Capai 95,52 Persen, PAD Tembus Rp2,26 Triliun
Depok – Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menyampaikan realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Depok Tahun 2025 dalam Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) 2025 pada Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok, Jumat (27/02/26).
Dalam laporannya, Chandra menyampaikan realisasi pendapatan daerah Kota Depok tahun 2025 mencapai Rp4,33 triliun atau 95,52 persen dari target sebesar Rp4,53 triliun. Capaian tersebut mencerminkan kinerja pendapatan daerah yang relatif optimal di tengah berbagai tantangan fiskal.
Dari sisi komponen, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Depok terealisasi sebesar Rp2,26 triliun atau 94,35 persen dari target. Sementara itu, pendapatan transfer dari pemerintah pusat tercatat mencapai 96,84 persen dari target yang telah ditetapkan.
Di sisi belanja, realisasi belanja daerah mencapai Rp4,14 triliun atau 89,66 persen dari rencana anggaran sebesar Rp4,62 triliun. Angka ini menunjukkan masih adanya ruang optimalisasi dalam penyerapan anggaran, khususnya pada sejumlah program yang belum terealisasi secara maksimal.
Chandra menjelaskan, kebijakan belanja daerah diarahkan untuk meningkatkan kualitas pengeluaran dengan fokus pada program prioritas yang berdampak langsung terhadap masyarakat, terutama pada sektor pembangunan infrastruktur dan peningkatan pelayanan publik.
“Belanja daerah harus mencapai hasil yang diinginkan dan sesuai sasaran kebijakan, dengan prinsip efisiensi dan efektivitas,” ujarnya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menerapkan prinsip money follow program, yaitu pengalokasian anggaran yang difokuskan pada program prioritas sesuai visi dan misi kepala daerah.
Selain itu, efisiensi juga dilakukan terhadap belanja non-prioritas guna memastikan penggunaan anggaran lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Dalam aspek pembiayaan, pemerintah daerah juga mencatat realisasi pengeluaran pembiayaan mencapai 100 persen dari target yang ditetapkan.
Secara umum, Chandra menilai pengelolaan APBD Kota Depok tahun 2025 menunjukkan hasil yang cukup baik, meskipun masih terdapat sejumlah program dengan tingkat serapan anggaran yang belum optimal.
“Ke depan, kami akan terus melakukan perbaikan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga evaluasi agar pengelolaan anggaran semakin efektif, efisien, dan akuntabel,” pungkasnya. (Red/Mh/Foto: Ist./Diskominfo)

