Edukasi

MAN 2 Kota Makassar Borong 3 Emas dan 1 Perak di AISEEF 2026

Jakarta – Madrasah Aliyah Negeri 2 Kota Makassar kembali menegaskan reputasinya sebagai “Rumah Inovasi” di tingkat global.

Empat tim risetnya sukses meraih tiga medali emas dan satu medali perak dalam ajang ASEAN Innovative Science Environmental and Entrepreneur Fair 2026 (AISEEF) 2026.

Kompetisi internasional tersebut digelar di Universitas Diponegoro, Semarang, pada 10–12 Februari 2026, dan diikuti ratusan peneliti muda dari berbagai negara.

Para peserta mempresentasikan solusi inovatif di bidang sains, lingkungan, teknologi, serta kewirausahaan berbasis riset.

Ketua Tim Penjamin Mutu MAN 2 Kota Makassar, Dedi Rimantho, yang mendampingi langsung para siswa di Semarang, menyebut capaian ini sebagai buah dari proses panjang dan disiplin riset yang konsisten.

“Kemenangan ini adalah buah dari proses panjang, mulai dari riset literatur hingga berjam-jam pengujian di laboratorium dan pengembangan perangkat IoT. Melihat anak didik kami mampu menjawab pertanyaan dewan juri internasional dengan sangat percaya diri adalah kepuasan yang tak ternilai bagi kami para pembina,” ujarnya di Semarang, Jumat (13/2/2026).

Kepala MAN 2 Kota Makassar, Darmawati, turut menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi ini menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan global.

“Prestasi ini bukan sekadar tentang medali, melainkan bukti nyata bahwa siswa madrasah mampu melahirkan solusi teknologi dan kesehatan yang relevan dengan kebutuhan dunia saat ini,” katanya.

Daftar Tim dan Judul Riset

Adapun capaian masing-masing tim adalah sebagai berikut:

Medali Perak

  • “Nutritional Optimization of Stevia-Sweetened Fruit Jelly Candy as a Safer Confectionery for Diabetics”
  • Tim: Andi Zahir Kusumo Firdaus, Aulia Faqihatun Nisa, Fazluna A’shadieeyah Yusfikri, Muh. Elmahdi Muntazhar, Tenri Pada Nararya Sembiring Brahmana.

Medali Emas

  • “Comparative Study for Organoleptic Soy Milk Toward Sun Flower Seed Milk”
  • Tim: Andi Dzakiyyah Alifah Azzahra, Arfa Muammar Ramdhani, Madinah Al Munawarah Said, Muhammad Arief Irawan, Taqiyyatul Afifah YS.
  • “Smart Stethoscope Design for Respiratory and Heart Sound Detection”
  • Tim: Nadya Nur Aulia Murtiadi, Salwa, Asilah Fiqrah Putri Firman, Cinta Ramadhani Putri Aulia, Zaqiyah Zalzabilah Hamzah.
  • “Smart IoT Health Monitoring Using Spectral HRV Analysis for Early Stress and Cardiac Dysfunction Detection”
  • Tim: Khalisha Mayori Bambang, Aniqa Putri Ladisya Ardhiansyah, Khairul Azzam, Hasyifah Maritza Karsa, Raniah Syifa Kamila Syarif.

Keberhasilan ini menjadi momentum penting bagi civitas academica MAN 2 Kota Makassar dalam memperkuat budaya riset dan kewirausahaan berbasis teknologi, khususnya pengembangan Internet of Things (IoT) dan inovasi kesehatan.

Dengan raihan tiga emas dan satu perak, madrasah ini semakin mantap melangkah menuju visi pengembangan talenta sains yang adaptif, kreatif, dan solutif.

Diharapkan inovasi seperti Smart Stethoscope maupun sistem pemantauan kesehatan berbasis IoT tersebut dapat terus dikembangkan menjadi produk nyata yang memberi manfaat luas bagi masyarakat. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Kemenag)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *