Politik

15 Hakim Peradilan Umum Lolos Seleksi Abstrak Book Project BRIN 2026

Jakarta – Sebanyak 15 hakim dari lingkungan Peradilan Umum Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA RI) dinyatakan lolos seleksi abstrak (Bahasa Indonesia) dalam Program Book Project Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Pusat Riset Hukum Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) dengan tema “Transformasi dan Tantangan KUHP dan KUHAP di Indonesia.”

Melalui berbagai gagasan yang diajukan, para hakim tidak hanya menjalankan fungsi peradilan dalam penyelesaian perkara, tetapi juga mengambil peran aktif dalam membangun diskursus ilmiah yang relevan dengan kebutuhan praktik penegakan hukum dan perkembangan sistem hukum nasional.

Beragam topik yang diangkat dalam abstrak yang lolos seleksi menunjukkan perhatian kalangan peradilan terhadap isu-isu strategis dalam implementasi Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dan Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP) yang baru.

Tema-tema tersebut antara lain mencakup risiko false confession dan tantangan judicial scrutiny dalam KUHAP, pengaturan batas waktu penahanan pada tahap penyelidikan, implementasi keadilan restoratif, dinamika mekanisme pengakuan bersalah (plea bargain), pendekatan humanisme dalam KUHP Nasional, konsep Deferred Prosecution Agreement, hingga pengawasan yudisial terhadap penerapan denda damai dalam tindak pidana ekonomi.

Partisipasi para hakim dalam forum akademik ini sejalan dengan upaya Direktorat Jenderal Badan Peradilan Umum (Ditjen Badilum) MA RI dalam membangun ekosistem riset yang berbasis pada kebutuhan peradilan.

Sebelumnya, pada pertemuan antara Ditjen Badilum MA RI dan BRIN yang diselenggarakan pada 30 April 2026 di Command Center Ditjen Badilum, kedua institusi telah menyepakati pentingnya penguatan kolaborasi di bidang penelitian dan publikasi ilmiah guna mendukung pengembangan kebijakan peradilan yang berbasis bukti (evidence-based judiciary).

Capaian tersebut mencerminkan tingginya kapasitas akademik aparatur peradilan sekaligus meningkatnya kesadaran akan pentingnya riset dalam mendukung pelaksanaan tugas yudisial.

Pengalaman empiris yang dimiliki para hakim diharapkan dapat memperkaya kajian akademik mengenai berbagai tantangan implementasi KUHP dan KUHAP baru, serta memberikan kontribusi konstruktif bagi pengembangan hukum nasional.

Sebagai tindak lanjut dari seleksi abstrak tersebut, para penulis yang dinyatakan lolos akan melanjutkan ke tahap penyusunan naskah lengkap.

Karya-karya tersebut selanjutnya akan dihimpun dalam sebuah publikasi ilmiah nasional yang mempertemukan perspektif akademisi, peneliti, dan praktisi hukum dari berbagai institusi.

Daftar lengkap hakim yang dinyatakan lolos seleksi abstrak Program Book Project BRIN Tahun 2026 dapat diakses melalui tautan berikut: https://drive.google.com/file/d/1hosrfpmT7T-0orwq1Chz4bC7TpjCmdCt/view?usp=sharing

(Red/Mh/Foto: Ist./Dandapala)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading