Ketua MA Resmikan Lima Pengadilan Militer Baru, Perkuat Akses Keadilan dan Pemerataan Layanan Peradilan
Makassar – Ketua Mahkamah Agung (MA), Prof. Sunarto, meresmikan operasional dua Pengadilan Militer Tinggi (Dilmilti) dan tiga Pengadilan Militer (Dilmil) di Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (9/7/2026).
Peresmian tersebut menjadi bagian dari komitmen MA dalam memperluas akses terhadap keadilan (access to justice) melalui pemerataan layanan peradilan, khususnya di lingkungan peradilan militer.
Dalam sambutannya, Prof. Sunarto menegaskan bahwa kehadiran lima satuan kerja baru tersebut tidak hanya dimaknai sebagai penambahan kelembagaan, tetapi juga harus menjadi momentum untuk memperkuat kualitas penyelenggaraan peradilan yang profesional, modern, dan berorientasi pada pelayanan publik.
“Kehadiran satuan kerja baru harus membawa semangat baru untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, dan kualitas pelayanan kepada para pencari keadilan,” tegas Prof. Sunarto.
Menurutnya, keberadaan Dilmilti dan Dilmil yang baru harus mampu meningkatkan efektivitas pelayanan peradilan, memperpendek rentang kendali organisasi, serta memberikan kemudahan akses bagi para pencari keadilan, khususnya di wilayah yang selama ini memiliki keterbatasan jangkauan layanan peradilan militer.
Prof. Sunarto menekankan bahwa setiap satuan kerja peradilan memiliki tanggung jawab untuk menjaga independensi, akuntabilitas, dan profesionalisme dalam memberikan pelayanan hukum kepada masyarakat.
Dengan demikian, pelayanan peradilan tidak hanya mudah diakses, tetapi juga mampu memberikan kepastian hukum, keadilan, dan kemanfaatan.
Lebih lanjut, Ketua MA mengingatkan bahwa keterbatasan sarana dan prasarana di berbagai satuan kerja tidak boleh dijadikan alasan untuk menurunkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Menurutnya, aparatur peradilan harus tetap mengedepankan dedikasi, integritas, inovasi, serta semangat pengabdian dalam menjalankan tugas, sehingga pelayanan publik tetap dapat diberikan secara optimal.
“Keterbatasan sarana dan prasarana di pengadilan bukan menjadi hambatan dalam memberikan pelayanan yang berkualitas kepada para pencari keadilan,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa kualitas pelayanan peradilan pada hakikatnya lebih ditentukan oleh integritas, profesionalisme, dan komitmen aparatur dibandingkan dengan kelengkapan fasilitas semata.
Pada bagian akhir sambutannya, Prof. Sunarto menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan atas dukungan yang diberikan terhadap pengembangan lembaga peradilan di wilayah tersebut.
Secara khusus, ia mengucapkan terima kasih atas rencana hibah tanah dari Pemprov Sulawesi Selatan yang akan dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan sarana dan prasarana pengadilan di provinsi tersebut.
Menurutnya, dukungan pemerintah daerah merupakan wujud nyata sinergi antarlembaga dalam memperkuat pelayanan publik dan memperluas akses masyarakat terhadap layanan peradilan yang berkualitas.
Dengan beroperasinya dua Dilmilti dan tiga Dilmil tersebut, MA berharap penyelenggaraan peradilan militer semakin efektif, profesional, dan mampu memberikan pelayanan hukum yang lebih cepat, lebih dekat, serta berkualitas bagi para pencari keadilan di berbagai wilayah Indonesia.
Peresmian lima satuan kerja baru tersebut juga menjadi bagian dari langkah berkelanjutan MA dalam memperkuat kelembagaan peradilan, mewujudkan pemerataan akses terhadap keadilan, serta mendukung terbangunnya sistem peradilan yang modern, independen, akuntabel, dan berintegritas. (Red/Mh/Foto: Ist./Dandapala)
Discover more from Restorasi News
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

