Siswa MAN IC Serpong Wakili Indonesia di World Schools Debating Championship 2026
Jakarta – Murid Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekia (MAN IC) Serpong, Kalyca Najla Maggala, terpilih mewakili Indonesia dalam ajang World Schools Debating Championship (WSDC) 2026 yang akan digelar di Nairobi, Kenya, pada 14–26 Juli 2026.
Kalyca, siswi kelas XII, lolos setelah menuntaskan Pelatihan Nasional (Pelatnas) tahap dua dan terpilih sebagai salah satu dari lima anggota Tim Nasional Debat Indonesia.
Dilansir portal resmi kemenag.go.id, Kamis (5/2), dalam kejuaraan bergengsi tingkat dunia tersebut, ia akan beradu argumen dengan pelajar terbaik dari berbagai negara.
Perjalanan Kalyca menuju panggung dunia tidak instan. Selama dua tahun menekuni debat bahasa Inggris, ia harus melalui proses seleksi yang ketat dan berjenjang.
Pada tahun pertama, Kalyca belum berhasil menembus tahap akhir. Namun kegigihan dan konsistensinya berbuah hasil pada 2025, ketika ia berhasil meraih juara tingkat nasional dan melaju ke Pelatnas tahap satu dan dua hingga akhirnya dinyatakan lolos mewakili Indonesia.
“Setelah perjuangan panjang, jatuh dan bangun kembali, akhirnya saya dapat mewujudkan impian untuk tampil di panggung global melalui WSDC ini. Mohon doa dan dukungannya,” ujar Kalyca, Kamis (5/2/2026).
Selain aktif mengikuti latihan rutin ekstrakurikuler debat di madrasah, Kalyca juga konsisten mengasah kemampuan melalui berbagai kompetisi nasional dan internasional.
Pada KOMPek ke-28 Tahun 2026 yang diselenggarakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia, Kalyca bersama Rizky Alifian dan Sachio Diandra meraih penghargaan Honorable Mention pada cabang Economic Debate Competition.
Ia juga menjadi bagian dari tim Indonesia yang meraih runner up pada Paris World Schools Championship Winter Wonderland yang diselenggarakan ESL.
Kepala MAN IC Serpong, Hilal Najmi, menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, prestasi Kalyca menjadi bukti bahwa madrasah mampu melahirkan talenta unggul yang berdaya saing global, tidak hanya di bidang akademik, tetapi juga nonakademik.
“Sepanjang gelaran World Schools Debating Championship, Kalyca tercatat sebagai siswa madrasah pertama yang berhasil menembus ajang tersebut. Kami sangat bangga dan berharap Kalyca dapat mengharumkan nama madrasah, Kementerian Agama, serta Indonesia di tingkat dunia,” pungkasnya. (Red/Foto: Ist./kemenag.go.id)
Discover more from Restorasi News
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

