Edukasi

100 Pelajar Jakpus Ikuti Sosialisasi Pencegahan Radikalisme dan Terorisme

Jakarta Pusat – Sebanyak 100 siswa-siswi sekolah menengah atas dan sederajat mengikuti kegiatan sosialisasi dan edukasi peningkatan kewaspadaan terhadap ancaman terorisme dan radikalisme yang diselenggarakan Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakarta Pusat (Jakpus) di Ruang Serbaguna Utama Kantor Wali Kota Jakpus, Senin (25/5).

Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Mabes Polri, pembina Forum Komunikasi Aktivis Akhlakulkarimah Indonesia, kepala sekolah, serta guru pendamping.

Wali Kota Jakpus, Arifin, menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi dan edukasi tersebut sangat penting untuk membekali pelajar dalam menghadapi potensi penyebaran paham radikalisme dan terorisme.

Menurutnya, generasi muda perlu memiliki pemahaman yang kuat mengenai nilai-nilai Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, serta semangat persatuan dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara.

“Kami berharap siswa-siswi SMA dan SMK di Jakarta Pusat memiliki kemampuan untuk melawan paham yang bertentangan dengan Bhinneka Tunggal Ika dan Pancasila,” ujar Arifin.

Sementara itu, Kepala Suku Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Jakpus, Sony Triwibawa, menjelaskan bahwa peserta kegiatan merupakan perwakilan sekolah dari delapan kecamatan di wilayah Jakpus.

Ia menambahkan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan kewaspadaan sekaligus mencegah penyebaran paham radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah melalui penguatan nilai kebangsaan dan toleransi.

“Tujuan diadakan sosialisasi untuk mendeteksi dan mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme di lingkungan sekolah. Diharapkan sekolah selalu menanamkan nilai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika,” tandasnya.

Melalui kegiatan ini diharapkan para pelajar dapat menjadi generasi muda yang memiliki wawasan kebangsaan, menjunjung tinggi toleransi, serta mampu menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. (Red/Mh/Foto: ist./Berita Jakarta)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *