Sosok

Irjen Pol Pasma Royce Dipercaya Emban Amanah sebagai Kapolda Bali

Jakarta – Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) melakukan rotasi dan mutasi sejumlah perwira tinggi (pati) dan perwira menengah (pamen) sebagai bagian dari dinamika organisasi, pembinaan karier, serta penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian.

Salah satu pergantian jabatan tersebut adalah posisi Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Bali. Inspektur Jenderal Polisi (Irjen Pol) Dr. Pasma Royce, S.I.K., M.H., yang sebelumnya menjabat Wakapolda Jawa Timur, dipercaya mengemban amanah sebagai Kapolda Bali menggantikan Irjen Pol. Daniel Adityajaya, S.H., S.I.K., M.Si.

Pergantian tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2205/X/KEP./2026 tertanggal 2 Oktober 2026 yang memuat mutasi dan rotasi terhadap 88 Pati dan Pamen Polri. Dalam telegram tersebut, terdapat 19 jabatan Kapolda yang mengalami pergantian.

Irjen Pol. Daniel Adityajaya selanjutnya dimutasikan sebagai Pati Bareskrim Polri dalam rangka penugasan di luar struktur.

Pergantian kepemimpinan Polda Bali tersebut telah dibenarkan Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol. Ariasandy. Adapun pelaksanaan serah terima jabatan Kapolda Bali yang baru akan dilaksanakan di Mabes Polri.

Penugasan baru tersebut juga bertepatan dengan kenaikan pangkat Pasma Royce. Dalam Korps Raport kenaikan pangkat Pati Polri yang dipimpin Kapolri Jenderal Polisi Suyudi Ario Seto di Rupattama Mabes Polri, Jakarta, Sabtu malam, 3 Oktober 2026, Pasma Royce menjadi salah satu dari 14 Pati yang memperoleh kenaikan pangkat menjadi Inspektur Jenderal Polisi.

Sebelumnya, Pasma menyandang pangkat Brigjen Pol. saat menjabat Wakapolda Jawa Timur. Dengan kenaikan pangkat tersebut, kini ia resmi menyandang pangkat Irjen Pol.

Pasma Royce merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) 1996. Ia lahir di Bandung, 18 Desember 1974, dan memiliki pengalaman panjang dalam bidang reserse maupun tugas kepemimpinan kewilayahan.

Dalam pengembangan kompetensinya di lingkungan Polri, Pasma menempuh pendidikan di antaranya Perguruan Tinggi Ilmu Kepolisian (PTIK), Sekolah Staf dan Pimpinan (Sespim), serta Sekolah Staf dan Pimpinan Tinggi (Sespimti) yang diselesaikannya pada 2021.

Pengalaman penugasannya mencakup berbagai jabatan strategis. Pada 2015, Pasma menjabat Kapolres Nunukan, kemudian Wakapolresta Sidoarjo pada 2017.

Pada 2018, ia dipercaya sebagai Dirreskrimum Polda Bengkulu, kemudian menjabat Dirreskrimsus Polda Kalimantan Tengah pada 2019. Pasma juga pernah memperoleh penugasan di lingkungan Bareskrim Polri.

Memasuki jabatan kewilayahan, Pasma dipercaya menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat pada 2022. Setahun kemudian, ia dipercaya memimpin Polrestabes Surabaya sebagai Kapolrestabes.

Selama menjalankan tugas di Surabaya, Pasma dikenal memiliki interaksi yang dekat dengan berbagai kelompok masyarakat. Kedekatannya dengan masyarakat kecil, termasuk para pengemudi becak, menjadi salah satu sisi humanis yang menonjol selama kepemimpinannya di Kota Pahlawan.

Pada saat meninggalkan Surabaya untuk melaksanakan tugas berikutnya, sejumlah pengemudi becak turut mengantarkan kepergiannya.

Pada September 2024, Pasma kemudian mendapat kepercayaan menduduki jabatan Wakapolda Jawa Timur menggantikan Brigjen Pol. Akhmad Yusep Gunawan berdasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2098/IX/KEP./2024 tertanggal 20 September 2024.

Dalam kapasitasnya sebagai Wakapolda Jawa Timur, Pasma melaksanakan berbagai kegiatan kepolisian dan pelayanan masyarakat. Salah satunya memimpin upacara Hari Lahir Pancasila di Mapolda Jatim pada Juni 2026 sekaligus membacakan amanat Kepala BPIP RI.

Dengan pengalaman tersebut, Pasma Royce kini mendapat amanah baru memimpin Polda Bali.

Tugas tersebut memiliki tantangan tersendiri mengingat Bali merupakan salah satu destinasi pariwisata internasional utama Indonesia dengan mobilitas masyarakat dan wisatawan yang tinggi.

Selain menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, Polda Bali juga memiliki tanggung jawab dalam pengamanan kegiatan internasional, mendukung aktivitas ekonomi dan pariwisata, serta memberikan pelayanan kepolisian kepada masyarakat secara profesional.

Kadiv Humas Polri Irjen Pol. Johnny Eddizon Isir mengatakan bahwa mutasi dan rotasi merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri yang dilakukan sesuai kebutuhan institusi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan bagian dari dinamika organisasi Polri. Hal ini dilakukan sesuai kebutuhan organisasi sekaligus sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran dalam pelaksanaan tugas kepolisian,” kata Johnny dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (3/10/2026).

Menurut Johnny, setiap personel yang memperoleh amanah jabatan baru diharapkan segera menyesuaikan diri, melanjutkan tugas dan program yang telah berjalan, serta memberikan pelayanan kepolisian yang optimal kepada masyarakat.

Penunjukan Irjen Pol. Pasma Royce sebagai Kapolda Bali sekaligus kenaikan pangkatnya menjadi Irjen Pol. menjadi bagian dari dinamika pembinaan karier dan kebutuhan organisasi Polri.

Dengan pengalaman di bidang reserse serta kepemimpinan kewilayahan yang telah dijalani di sejumlah daerah, Pasma kini mengemban tanggung jawab baru untuk memimpin Polda Bali dan melanjutkan pelaksanaan tugas kepolisian dalam menjaga keamanan, ketertiban, penegakan hukum, serta pelayanan masyarakat di Pulau Dewata. (Red/Gate 13/Foto: Ist.)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading