100 Hakim Sumut Ikuti Bimtek Perempuan Berhadapan dengan Hukum
Jakarta – Sebanyak 100 hakim dari wilayah Sumatera Utara (Sumut) mengikuti kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Perempuan Berhadapan dengan Hukum di lingkungan Mahkamah Agung Republik Indonesia (MA) Tahun Anggaran 2026. Kegiatan penyampaian materi berlangsung secara daring selama tiga hari, Selasa hingga Kamis (28-30/4).
Bimtek ini bertujuan memperkuat kapasitas hakim dalam menangani perkara yang melibatkan perempuan, terutama di tengah meningkatnya kompleksitas kejahatan berbasis digital.
Materi awal disampaikan oleh Ningrum Natasya Sirait yang menyoroti maraknya fenomena cybersex trafficking dan child grooming. Ia menjelaskan bahwa kejahatan tersebut tidak hanya menyasar perempuan, tetapi juga anak laki-laki yang rentan menjadi korban eksploitasi seksual.
“Cybersex trafficking tidak hanya menyasar perempuan, tetapi juga anak laki-laki yang menjadi korban pedofilia. Hakim harus terus memperbarui pengetahuan karena modus kejahatan terus berkembang,” ujarnya.
Selain itu, ia memaparkan child grooming sebagai bentuk manipulasi psikologis yang dilakukan pelaku untuk membangun kedekatan emosional dengan anak atau remaja sebelum melakukan eksploitasi.
“Pelaku membangun rasa percaya dan ikatan emosional sebelum akhirnya mengeksploitasi korban secara seksual, fisik, maupun emosional,” jelasnya.
Ia menegaskan pentingnya perspektif yang tegas dalam memandang kejahatan tersebut. “Selalu tekankan bahwa ini adalah kejahatan serius,” tegasnya.
Selain materi tersebut, peserta juga mendapatkan pembekalan dari berbagai perspektif, mulai dari akademisi, aparat penuntut, hingga Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan).
Materi lain mencakup implementasi Peraturan Mahkamah Agung (Perma) Nomor 3 Tahun 2017 beserta dinamika dan tantangan yang berkembang dalam praktik peradilan.
Melalui kegiatan ini, para hakim diharapkan semakin responsif serta memiliki sensitivitas tinggi dalam menangani perkara perempuan berhadapan dengan hukum, khususnya di era digital yang terus berkembang. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Dandapala)

