KY Papua Ajak Mahasiswa IAIN Fattahul Muluk Jaga Integritas Hakim
Papua – Penghubung Komisi Yudisial (KY) Papua mengajak mahasiswa Fakultas Syariah IAIN Fattahul Muluk Papua berperan aktif menjaga integritas hakim. Ajakan tersebut disampaikan dalam edukasi publik di Gedung Fakultas Syariah IAIN Fattahul Muluk Papua, Kamis (1/10/2026).
Dilansir portal komisiyudisial.go.id, Kamis (1/10/2026), Koordinator Penghubung KY Papua, Methodius Kossay, mengatakan mahasiswa sebagai agen perubahan dapat menjadi mitra strategis KY dalam mengawal integritas hakim.
Peran tersebut dinilai penting di tengah keterbatasan sumber daya manusia, luasnya wilayah kerja, serta tantangan geografis Papua.
Kossay menjelaskan, mahasiswa perlu memahami isu hukum dan peradilan, termasuk sepuluh prinsip Kode Etik dan Pedoman Perilaku Hakim (KEPPH), yakni berperilaku adil, jujur, arif dan bijaksana, mandiri, berintegritas tinggi, bertanggung jawab, menjunjung tinggi harga diri, berdisiplin tinggi, rendah hati, dan profesional.
“Mahasiswa sebagai agen perubahan harus mengikuti isu hukum dan pengadilan serta menjaga integritas hakim sebagai wakil Tuhan,” jelas Kossay.
Ia berharap mahasiswa tidak hanya memahami tugas dan fungsi Penghubung KY Papua, tetapi juga menyebarluaskan informasi mengenai keberadaan dan layanan KY kepada keluarga serta masyarakat, khususnya terkait pemantauan persidangan.
“Saya berharap mahasiswa tidak hanya tahu saja, tapi juga membagikan informasi ini kepada keluarga dan saudara yang kiranya membutuhkan peran KY dalam pemantauan persidangan dan sebagainya,” pungkasnya. (Red/Gate 13/Foto: Ist./KY)
Discover more from Restorasi News
Subscribe to get the latest posts sent to your email.
