Sosok

Kombes Pol I Gede Adhi Mulyawarman Dipromosikan Jadi Dirreskrimum Polda Jabar

Denpasar – Kapolri Listyo Sigit Prabowo melakukan rotasi dan mutasi jabatan perwira tinggi (Pati) Polri sebagai bagian dari pembinaan karier dan penyegaran organisasi.

Kebijakan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Nomor: ST/960/KEP./2026 tertanggal Rabu (7/5), yang ditandatangani Asisten Kapolri Bidang Sumber Daya Manusia (As SDM Kapolri), Irjen Pol Anwar.

Kepala Divisi (Kadiv) Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir menegaskan bahwa mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam tubuh Polri.

“Mutasi dan rotasi jabatan merupakan hal yang alamiah dalam organisasi Polri. Ini menjadi bagian dari pembinaan karier, penyegaran organisasi, serta upaya meningkatkan profesionalisme personel dalam menghadapi tantangan tugas yang semakin dinamis,” ujarnya, Jumat (8/5).

Dalam rotasi tersebut, Direktur Reserse Kriminal Umum (Dirreskrimum) Polda Bali, Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman, S.I.K., S.H., M.H., mendapat promosi jabatan sebagai Dirreskrimum Polda Jawa Barat (Jabar).

Mantan Kapolres Karangasem lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1995 itu dikenal memiliki pengalaman panjang di bidang reserse kriminal serta aktif membangun pendekatan humanis dan edukatif kepada masyarakat selama bertugas di Bali.

Posisi Dirreskrimum Polda Bali selanjutnya akan diisi oleh Kombes Pol Lintar Mahardhono yang sebelumnya menjabat sebagai Penyidik Tindak Pidana Madya Bareskrim Polri.

Pergantian jabatan tersebut dikonfirmasi Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Bali, Kombes Pol Ariasandy.

Selama menjabat Dirreskrimum Polda Bali, Kombes Pol Dr. I Gede Adhi Mulyawarman juga aktif melakukan kegiatan penyuluhan hukum kepada masyarakat.

Salah satunya melalui program peningkatan kesadaran hukum (Kadarkum) terkait prosedur migrasi aman dan bahaya penempatan non-prosedural maupun tindak pidana perdagangan orang (TPPO).

Kegiatan tersebut digelar di Gedung Dharma Negara Alaya, Kota Denpasar, Senin (15/12/2025), melalui sinergi bersama DPD RI Komite I Bidang Hukum, serta Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Provinsi Bali.

Peserta kegiatan diikuti sekitar 100 orang yang terdiri dari unsur Polda Bali, Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM Provinsi Bali, Dinas Tenaga Kerja kabupaten/kota se-Bali, Dinas Sosial, Imigrasi, hingga para calon pekerja migran Indonesia.

Melalui kegiatan penyuluhan hukum tersebut, masyarakat diharapkan semakin memahami pentingnya kepatuhan hukum, prosedur migrasi aman, serta mampu menghindari praktik perdagangan orang dan penempatan pekerja migran secara ilegal.

Program edukasi hukum itu juga menjadi bagian dari upaya membangun budaya hukum yang kuat serta memperkuat perlindungan masyarakat dari berbagai bentuk tindak pidana transnasional. (Gate 13/Foto: ist./Instagram@ditreskrimum.poldabali)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *