Olahraga

Bali Jadi Panggung Padel Dunia, Sport Tourism Indonesia Makin Bergairah

Denpasar – Turnamen internasional FIP Silver dan FIP Promises 2026 di Bali memperkuat posisi Pulau Dewata sebagai salah satu destinasi sport tourism Indonesia.

Kehadiran atlet dari puluhan negara tidak hanya menghadirkan persaingan olahraga, tetapi juga mendorong pergerakan pariwisata dan memperkenalkan Indonesia melalui olahraga.

Ketua Umum KONI Pusat Marciano Norman mengatakan tingginya animo peserta menunjukkan bahwa sport tourism benar-benar berkembang melalui penyelenggaraan kejuaraan internasional di Bali.

“Saya melihat animo yang tinggi dari penyelenggaraan kejuaraan internasional di Bali ini. Sport tourism betul-betul terjadi,” ujar Marciano dalam keterangan resmi di Jakarta, Sabtu (16/8/2026).

Kejuaraan digelar di dua arena, yakni Island Sports untuk FIP Silver dan Holywings Padel Club The Luc Bali untuk FIP Promises. Pesertanya berasal dari berbagai negara, di antaranya Indonesia, Thailand, Singapura, Jepang, Rusia, China, Inggris, Portugal, Italia, Spanyol, Brasil, Argentina, India, Uni Emirat Arab hingga Venezuela.

Menurut Marciano, para peserta tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga berkesempatan menikmati Bali sebagai destinasi wisata dunia. Ia mengapresiasi PB PI di bawah kepemimpinan Galih Kartasasmita yang berhasil membawa turnamen internasional tersebut ke Indonesia.

Marciano juga menyoroti penampilan atlet Indonesia, termasuk Mike Tanoso dan Bryan Husin di FIP Silver. Ia meminta para atlet menjadikan pengalaman menghadapi pemain internasional sebagai bahan evaluasi untuk meningkatkan prestasi.

“Semangat kita harus diiringi dengan komitmen dan kerja keras untuk mengharumkan bangsa dan negara,” katanya.

Peluang padel Indonesia semakin terbuka setelah Tim Nasional Padel Indonesia menembus delapan besar FIP Asia Cup 2025. Tahun ini juga menjadi momentum bersejarah karena padel untuk pertama kalinya dipertandingkan secara resmi pada Asian Games Aichi-Nagoya 2026 di Jepang.

Bali pun memiliki peluang besar menjadi salah satu pusat sport tourism padel. Perpaduan kompetisi internasional, kedatangan peserta dari berbagai negara, serta kekuatan destinasi wisata Bali menciptakan ekosistem yang dapat memperkuat olahraga sekaligus menggerakkan sektor pariwisata dan ekonomi.

Padel kini bukan sekadar olahraga baru. Dari Bali, cabang olahraga ini mulai menjadi jembatan antara prestasi, promosi Indonesia, dan geliat pariwisata dunia. (Red/Gate 13/Foto: Ist./Dok.)


Discover more from Restorasi News

Subscribe to get the latest posts sent to your email.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Discover more from Restorasi News

Subscribe now to keep reading and get access to the full archive.

Continue reading