KY Umumkan Peserta Lolos Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung 2026, Sejumlah Pimpinan MA dan Ketua PT Masuk Daftar
Jakarta – Komisi Yudisial (KY) Republik Indonesia (RI) resmi mengumumkan hasil Seleksi Kualitas Calon Hakim Agung (CHA) Tahun 2026 secara langsung pada Selasa (26/5).
Para peserta yang dinyatakan lolos selanjutnya berhak mengikuti tahapan tes kesehatan dan kepribadian yang dijadwalkan berlangsung pada 3-5 Juni 2026.
Seleksi tersebut mencakup empat kamar, yakni Kamar Pidana, Kamar Perdata, Kamar Agama, dan Kamar Tata Usaha Negara (TUN) Pajak. Nama-nama yang lolos berasal dari beragam latar belakang, mulai dari hakim karier, pejabat Mahkamah Agung Republik Indonesia, akademisi, advokat, hingga praktisi perpajakan.
Kamar Pidana Didominasi Hakim Tinggi dan Pejabat MA
Pada Kamar Pidana, sebanyak 19 peserta dinyatakan lulus seleksi kualitas. Sejumlah nama yang menjadi sorotan antara lain Ketua Pengadilan Tinggi (PT) Samarinda, Albertina Ho, Direktur Jenderal Badan Peradilan Umum (Dirjen Badilum) MA, Bambang Myanto, hingga Panitera MA Sudharmawatiningsih.
Selain itu, terdapat pula pejabat strategis MA lainnya seperti Sugiyanto serta Kepala Badan Strategi Kebijakan dan Pendidikan dan Pelatihan Hukum dan Peradilan (Strajak Diklat Kumdil) MA Syamsul Arief.
Dari kalangan nonhakim, advokat Binziad Kadafi dan Dhifla Wiyani juga berhasil lolos ke tahap berikutnya.
Ketua PT Denpasar dan Pejabat MA Lolos Kamar Perdata
Sementara itu, pada Kamar Perdata terdapat enam peserta yang dinyatakan lolos. Salah satu nama yang mencuri perhatian ialah Ketua PT Denpasar Bambang Heri Mulyono.
Selain BHM, peserta lain yang lolos yakni Hakim Tinggi PT Denpasar Henny Trimira Handayani dan Suwarno.
Kepala Badan Urusan Administrasi MA Sobandi juga masuk dalam daftar peserta yang berhasil melewati tahapan seleksi kualitas.
Lima Peserta Lolos di Kamar Agama
Untuk Kamar Agama, KY meloloskan lima peserta, di antaranya Hakim Tinggi Badan Pengawasan MA Achmad Nurul Huda dan Khoirul Anwar.
Selain itu, Ketua PT Agama Bandar Lampung Moch. Sukkri serta Panitera Muda Perdata Agama MA Musthofa juga dinyatakan lolos seleksi kualitas.
Praktisi Pajak dan Akademisi Masuk Kamar TUN Pajak
Adapun pada Kamar TUN Pajak, sebanyak enam peserta dinyatakan lolos. Mereka berasal dari kalangan hakim pajak, konsultan pajak, hingga akademisi.
Beberapa nama yang lolos di antaranya Hakim Pengadilan Pajak Andre Irwanda, konsultan pajak Arifin Halim, serta dosen Fakultas Hukum (FH) Universitas Nasional (Unas) Ismail Rumadan.
Selain itu, dosen FH Universitas Islam Sultan Agung (Unissula), Yeheskiel Minggus Tiranda, juga berhasil menembus tahapan seleksi kualitas.
KY menegaskan seluruh peserta yang dinyatakan lulus wajib mengikuti tahapan lanjutan berupa tes kesehatan dan kepribadian sebagai bagian dari proses seleksi CHA Tahun 2026.
Tahapan tersebut menjadi proses penting untuk memastikan para calon hakim agung memiliki integritas, kapasitas, serta kepribadian yang sesuai dengan kebutuhan lembaga peradilan tertinggi di Indonesia. (Gate 13/Foto: Ist./Komisi Yudisial)

