Hadirkan Zebra Cross Standar di Jalan Soepomo, Dinas Bina Marga DKI Jakarta Respons Kebutuhan Warga
Jakarta – Dinas Bina Marga Provinsi Daerah Khusus Ibukota (DKI) Jakarta melakukan penataan fasilitas penyeberangan atau zebra cross di Jalan Soepomo, Jakarta Selatan, secara bertahap sejak Senin malam (30/3). Penataan ini difokuskan pada lima titik strategis di koridor Pancoran menuju Tebet.
Hingga Selasa (31/3), pengerjaan marka penyeberangan telah rampung di dua lokasi, yakni di depan Universitas Sahid dan di seberang Sekolah Kinderfield arah Tebet.
Sementara itu, tiga titik lainnya masih dalam proses pengerjaan dan akan diselesaikan secara bertahap.
Kepala Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta, Heru Suwondo, menyampaikan bahwa penataan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta dalam menghadirkan fasilitas publik yang aman dan nyaman bagi masyarakat.
“Kami berharap kehadiran zebra cross ini dapat mendukung mobilitas warga yang lebih aman dan tertib, sekaligus memperkuat budaya saling menghormati di jalan,” ujarnya, di Jakarta, Senin (30/3).
Ia menjelaskan, penataan juga memperhatikan aspirasi masyarakat, termasuk inisiatif warga yang sebelumnya telah membuat titik penyeberangan secara mandiri.
Hal tersebut menjadi indikator nyata tingginya kebutuhan fasilitas penyeberangan yang layak dan aman di kawasan tersebut.
Sebagai tindak lanjut, Dinas Bina Marga menghadirkan zebra cross permanen yang telah memenuhi standar teknis keselamatan, dengan tetap mempertimbangkan kondisi eksisting di lapangan.
Lebih lanjut, Heru mengungkapkan bahwa belum tersedianya fasilitas penyeberangan di sejumlah titik sebelumnya disebabkan oleh pekerjaan pemeliharaan jalan serta peningkatan trotoar pada akhir tahun 2025. Kegiatan tersebut mengakibatkan marka lama tertutup lapisan aspal.
Selain itu, faktor cuaca juga menjadi salah satu kendala yang memengaruhi percepatan pekerjaan di lapangan.
Ke depan, Dinas Bina Marga Provinsi DKI Jakarta akan terus melakukan pemantauan serta percepatan pengerjaan agar seluruh titik penyeberangan dapat segera difungsikan secara optimal oleh masyarakat.
Langkah ini diharapkan tidak hanya meningkatkan keselamatan pengguna jalan, tetapi juga mendorong terciptanya ketertiban dan kenyamanan berlalu lintas di kawasan Jakarta Selatan. (Red/Mh/Foto: Ist./DBM)
Discover more from Restorasi News
Subscribe to get the latest posts sent to your email.

