Hiburan

Bukber PN Luwuk dan Insan Pers: Rawat Silaturahmi, Kuatkan Integritas Peradilan

Luwuk – Momentum bulan suci Ramadhan dimanfaatkan Pengadilan Negeri (PN) Luwuk untuk mempererat hubungan dengan insan pers melalui kegiatan buka puasa bersama (bukber) yang digelar pada Kamis (11/3).

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Ketua PN Luwuk, Suhendra Saputra, S.H., M.H., bersama jajaran pengadilan serta para awak media yang bertugas di wilayah Kabupaten Banggai, Provinsi Sulawesi Tengah.

Pertemuan yang berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban itu tidak sekadar menjadi agenda berbuka puasa bersama.

Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi ruang silaturahmi yang memperkuat sinergi antara lembaga peradilan dan media sebagai mitra strategis dalam menyampaikan informasi hukum kepada masyarakat.

Ketua PN Luwuk, Suhendra Saputra, menegaskan bahwa hubungan yang baik antara pengadilan dan media memiliki peran penting dalam menjaga transparansi serta meningkatkan pemahaman publik terhadap proses peradilan.

“Sinergi antara pengadilan dan media adalah kunci agar masyarakat mendapatkan edukasi hukum yang benar dan terpercaya,” ujarnya.

Memperkuat Transparansi dan Kepercayaan Publik

Dalam pertemuan tersebut, sejumlah isu penting turut menjadi pembahasan bersama. Salah satunya adalah komitmen PN Luwuk dalam membuka akses informasi yang akurat dan transparan kepada masyarakat melalui pemberitaan media.

Sebagai bagian dari Mahkamah Agung (MA) lembaga peradilan tertinggi di Indonesia, PN Luwuk memiliki tanggung jawab untuk memastikan bahwa setiap proses hukum dapat dipahami masyarakat secara benar dan proporsional.

Melalui hubungan yang baik dengan media, diharapkan informasi mengenai proses persidangan, kebijakan peradilan, serta perkembangan perkara dapat disampaikan secara objektif dan berimbang.

Membangun Solidaritas Profesional

Selain membahas keterbukaan informasi, pertemuan tersebut juga menjadi ajang mempererat hubungan profesional antara aparat penegak hukum dan para jurnalis.

Kehadiran media dinilai memiliki peran strategis sebagai salah satu pilar demokrasi yang membantu mengawasi jalannya proses hukum sekaligus menyampaikan edukasi hukum kepada masyarakat.

Dalam suasana Ramadhan yang penuh kebersamaan, dialog informal yang terbangun dalam kegiatan bukber ini diharapkan mampu menciptakan komunikasi yang lebih terbuka dan konstruktif antara kedua pihak.

Menjaga Integritas dan Etika Pemberitaan

Pada kesempatan tersebut, Ketua PN Luwuk juga mengingatkan pentingnya menjaga integritas dalam setiap proses penyampaian informasi hukum kepada publik.

Ia menegaskan bahwa media memiliki peran penting dalam memastikan pemberitaan mengenai proses hukum tetap berimbang, objektif, serta berpegang pada kode etik jurnalistik.

Dengan demikian, marwah lembaga peradilan tetap terjaga, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat untuk memperoleh informasi yang benar dan dapat dipercaya.

Ruang Dialog yang Menyejukkan

Di tengah padatnya aktivitas persidangan yang berlangsung setiap hari, kegiatan seperti buka puasa bersama dinilai menjadi momentum penting untuk mencairkan suasana dan membangun komunikasi yang lebih humanis.

Selain memperkuat silaturahmi, forum seperti ini juga membuka ruang dialog antara pengadilan dan media untuk saling memahami peran masing-masing dalam menjaga sistem peradilan yang bersih dan transparan.

Hubungan yang harmonis tersebut juga memudahkan fungsi check and balance, di mana media tetap menjalankan peran kontrol sosial terhadap jalannya proses peradilan secara profesional dan konstruktif.

Melalui kegiatan sederhana namun bermakna ini, PN Luwuk berharap hubungan baik dengan insan pers dapat terus terjaga.

Sinergi yang kuat antara lembaga peradilan dan media diharapkan mampu mendorong terwujudnya sistem peradilan yang berintegritas sekaligus meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap lembaga hukum di Indonesia. (Red/Mh/Foto: Ist.)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *