Wali Kota Bogor Tekankan Peran Strategis UIKA dalam Inovasi dan Penanganan Sampah Kota
Kota Bogor – Wali Kota Bogor, Dedie A. Rachim, menghadiri Peringatan Milad ke-65 Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor yang mengusung tema “UIKA Unggul, Pilihan Umat dan Terpercaya”.
Dalam kesempatan tersebut, ia menegaskan bahwa setiap perguruan tinggi dituntut memiliki lompatan besar dalam pengembangan kualitas pendidikan, sebagaimana yang telah ditunjukkan UIKA.
Menurut Dedie, perkembangan teknologi yang begitu cepat saat ini menjadi tantangan serius bagi perguruan tinggi untuk terus beradaptasi, berinovasi, serta melakukan transformasi dalam berbagai aspek akademik maupun kontribusi sosial.
Wali Kota Bogor menilai UIKA merupakan mitra strategis Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor dalam mendorong percepatan pembangunan dan kemajuan daerah. Karena itu, sinergi antara pemerintah daerah dan perguruan tinggi perlu terus diperkuat.
“Kami tentu memerlukan peran dan kemitraan dari perguruan tinggi. Pemkot Bogor siap terus bekerja sama dengan perguruan tinggi,” ujar Dedie Rachim, Kamis (23/4/2026).
Lebih lanjut, ia juga mengajak UIKA untuk turut berperan aktif dalam penanganan permasalahan lingkungan, khususnya pengelolaan sampah di Kota Bogor.
Ke depan, selain pengembangan program Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) atau waste to energy. Wali Kota Dedie menekankan pentingnya pengelolaan sampah dari hulu melalui sistem pemilahan dan pengolahan yang tepat, sehingga residunya dapat diolah menjadi sumber energi.
Sementara itu, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bogor, Adityawarman Adil, menyampaikan bahwa perguruan tinggi memiliki peran besar dalam mendorong kemajuan daerah.
Dirinya menilai kampus tidak hanya berfungsi sebagai tempat pendidikan, tetapi juga sebagai pusat lahirnya inovasi dan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
“Bagi kami, kampus adalah institusi yang sangat penting dalam pembangunan. Kami berharap UIKA tetap menjadi pusat lahirnya gagasan-gagasan besar,” ujarnya.
Di sisi lain, Rektor Universitas Ibn Khaldun (UIKA) Bogor, Mujahidin, menyampaikan rasa syukur atas perjalanan dan capaian UIKA hingga saat ini.
Ia menjelaskan bahwa kampus terus memperluas akses pendidikan melalui berbagai program beasiswa yang bersumber dari pemerintah daerah, pemerintah pusat, maupun internal kampus.
“Jangan sampai ada siswa di sekitar lingkungan kampus yang tidak bisa kuliah karena masalah biaya,” ucap Mujahidin. (Red/Alz/Foto: Ist./Diskominfo)

