Komunitas

Halalbihalal PB IDI, Perkuat Ukhuwah dan Komitmen Pelayanan Kesehatan Berkeadilan

Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) menggelar kegiatan Halalbihalal sebagai momentum mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat komitmen profesi dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan nasional.

Kegiatan ini berlangsung di Gedung Dr. R. Soeharto, Jalan GSSY Ratulangi Nomor 29, Jakarta Pusat, Kamis (16/4).

Acara tersebut dihadiri jajaran pengurus, tenaga medis, serta sejumlah tokoh penting di sektor kesehatan dan keagamaan. Halalbihalal ini menjadi bagian dari tradisi pasca Hari Raya Idulfitri yang dimanfaatkan untuk memperkuat kebersamaan di lingkungan profesi kedokteran.

Mengusung tema “Dengan Semangat Ukhuwah, IDI Bersatu Mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang Berkeadilan”, kegiatan ini diarahkan sebagai ruang refleksi sekaligus penguatan komitmen dalam menghadirkan layanan kesehatan yang merata dan berkeadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia.

Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI), Dr. Dr. Slamet Budiarto, S.H., M.H.Kes, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menjaga soliditas organisasi profesi serta meningkatkan peran aktif dokter dalam menjawab tantangan pelayanan kesehatan ke depan.

Turut hadir, Wakil Menteri Kesehatan Republik Indonesia (Wamenkes RI), Dr. Benjamin Paulus Octavianus, Sp.P, FISR, yang memberikan pandangan terkait arah kebijakan pembangunan kesehatan nasional, khususnya dalam meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (Sekjen MUI), Dr. H. Amirsya Tambunan, menyampaikan tausiyah yang menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, keikhlasan, serta pengabdian dalam menjalankan profesi, terutama dalam pelayanan kepada masyarakat.

Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) merupakan organisasi profesi yang mewadahi para dokter di Indonesia, sedangkan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI) adalah lembaga pemerintah yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan urusan kesehatan nasional.

Adapun Majelis Ulama Indonesia (MUI) merupakan lembaga keagamaan yang berperan memberikan panduan dan pertimbangan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Melalui kegiatan ini, PB IDI berharap terbangun sinergi yang semakin kuat antara tenaga medis, pemerintah, dan pemangku kepentingan lainnya.

Kolaborasi tersebut dinilai menjadi kunci dalam mendorong sistem pelayanan kesehatan yang inklusif, berkualitas, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat luas.

Halalbihalal ini tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga simbol penguatan komitmen bersama dalam mewujudkan pelayanan kesehatan yang adil, profesional, dan berintegritas di Indonesia. (Red/Mh/Foto: Ist./idionline.org)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *