Politik

Polda Bali Gelar Rakor Lintas Sektoral Pengamanan Nyepi dan Idul Fitri dalam Operasi Ketupat Agung 2026

Denpasar – Kepolisian Daerah Bali (Polda Bali) menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Lintas Sektoral Bidang Operasional Operasi Ketupat Agung 2026 di Gedung Rupatama Polda Bali, Denpasar.

Kegiatan ini dilakukan untuk memastikan kesiapan pengamanan menjelang dua hari besar keagamaan yang waktunya berdekatan, yakni Hari Raya Nyepi Tahun Baru Saka 1948 dan Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.

Rakor tersebut melibatkan berbagai unsur terkait sebagai langkah strategis dalam memperkuat sinergi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat di Bali.

Kegiatan ini dihadiri oleh Wakapolda Bali, para Pejabat Utama Polda Bali, serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi Bali (Forkopimda) Provinsi Bali yang bersama-sama membahas kesiapan pelaksanaan operasi serta strategi pengamanan selama rangkaian perayaan hari besar keagamaan tersebut.

Kapolda Bali, Daniel Adityajaya, dalam arahannya menekankan pentingnya menjaga keharmonisan dan toleransi antarumat beragama di Pulau Dewata.

Ia mengajak seluruh pihak untuk memperkuat kolaborasi dan kebersamaan dalam menjaga Bali sebagai wilayah yang aman dan damai bagi seluruh masyarakat.

“Mari bersama-sama kita jaga Bali sebagai rumah bersama yang menjunjung tinggi toleransi dan keharmonisan, demi terciptanya keamanan serta kenyamanan bagi seluruh masyarakat,” ujar Kapolda Bali.

Setelah arahan Kapolda Bali, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan dari para narasumber terkait rencana pelaksanaan Operasi Ketupat Agung 2026, termasuk strategi pengamanan, pola pengaturan lalu lintas, serta langkah antisipasi terhadap berbagai potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

Dalam rapat tersebut juga ditegaskan sejumlah poin penting, di antaranya mendorong penerapan toleransi dan moderasi beragama dalam setiap kegiatan masyarakat, memperkuat sinergi antara Tentara Nasional Indonesia (TNI), Polri, pemerintah daerah, desa adat, serta tokoh agama, hingga mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas yang dapat muncul akibat meningkatnya mobilitas masyarakat dan aktivitas keagamaan.

Melalui rapat koordinasi lintas sektoral ini, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat menyatukan langkah dan strategi guna memastikan pelaksanaan Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri di Bali berlangsung aman, tertib, dan penuh toleransi, sehingga stabilitas keamanan daerah tetap terjaga. (Gate 13/Foto: Ist./DivHumas Polri)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *