Stok Darah PMI Depok Aman Pascalebaran, Golongan AB Masih Jadi Perhatian
Depok – Palang Merah Indonesia Kota Depok (PMI Kota Depok) memastikan ketersediaan stok darah tetap dalam kondisi aman setelah masa libur Idulfitri.
Kendati demikian, masyarakat tetap diajak untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan donor darah sukarela guna menjaga kestabilan pasokan, terutama untuk golongan tertentu yang rawan menipis.
Ketua PMI Kota Depok, Dudi Mi’raz, mengungkapkan bahwa kebutuhan darah, khususnya golongan AB, masih tergolong tinggi dan kerap mengalami kekurangan.
“Kami mengimbau masyarakat untuk mendonorkan darahnya secara sukarela, terutama bagi yang memiliki golongan AB karena permintaannya cukup tinggi dari rumah sakit,” ujarnya, dikutip portal berita.depok.go.id, Jumat (27/3).
Ia menjelaskan, permintaan darah tidak hanya berasal dari wilayah Kota Depok, tetapi juga dari daerah penyangga seperti Jakarta dan Bogor. PMI Kota Depok tetap melayani permintaan tersebut sebagai bagian dari misi kemanusiaan lintas wilayah.
“Pada prinsipnya, siapa pun yang membutuhkan tidak bisa kami tolak. Yang terpenting adalah bagaimana menjaga ketersediaan stok darah tetap mencukupi,” jelasnya.
Berdasarkan data per Jumat (27/3) pukul 08.25 WIB, total stok darah di PMI Kota Depok tercatat sebanyak 167 labu.
Rinciannya, golongan A sebanyak 32 labu, B sebanyak 58 labu, O sebanyak 56 labu, dan AB sebanyak 21 labu. Jumlah tersebut berpotensi terus berkurang seiring meningkatnya kebutuhan dari fasilitas layanan kesehatan.
Bagi masyarakat yang ingin berpartisipasi, PMI Kota Depok membuka layanan donor darah setiap hari di Markas PMI Kota Depok yang berlokasi di kawasan Grand Depok City (GDC). Layanan ini tersedia mulai pukul 08.00 hingga 20.30 WIB.
“Kami berharap partisipasi masyarakat terus meningkat. Setetes darah yang didonorkan sangat berarti bagi keselamatan nyawa sesama,” pungkasnya. (Red/Mh/Foto: Ist./Diskominfo)

