Politik

LKPJ 2025, Pemkot Depok Klaim 10 Program Strategis Terealisasi 100 Persen

Depok – Wakil Wali Kota Depok, Chandra Rahmansyah menyampaikan capaian pembangunan daerah dalam Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Depok dalam rangka Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun 2025 di Gedung DPRD Kota Depok, Jumat (27/2).

Dalam paparannya, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok menetapkan kebijakan strategis pembangunan tahun 2025 melalui Keputusan Wali Kota Depok Nomor 027-276-KPTS-ADPEM-HUK-2025 tentang paket pekerjaan strategis tahun anggaran 2025.

Kebijakan tersebut menjadi bagian dari upaya Pemkot Depok dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta pencegahan korupsi dalam pengelolaan anggaran daerah.

Sebanyak 10 paket pekerjaan strategis ditetapkan sebagai prioritas pembangunan yang mencakup sektor pendidikan, infrastruktur jalan, lingkungan, hingga fasilitas umum, dengan total anggaran mencapai Rp80.920.808.323.

“Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi, 10 paket pekerjaan strategis tersebut telah dilaksanakan dengan capaian kinerja fisik 100 persen,” ujar Chandra.

Capaian tersebut menunjukkan bahwa kebijakan strategis yang dirancang tidak hanya berhenti pada dokumen perencanaan, tetapi juga mampu diimplementasikan secara optimal dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Selain itu, Chandra juga memaparkan capaian makro pembangunan Kota Depok tahun 2025 yang menunjukkan tren positif, meskipun masih terdapat sejumlah tantangan.

Tingkat kemiskinan tercatat sebesar 2,31 persen atau sekitar 63 ribu jiwa, menurun dibandingkan tahun sebelumnya sebesar 2,34 persen.

Di sisi lain, tingkat pengangguran terbuka pada Agustus 2025 tercatat sebesar 6,52 persen, meningkat dari 6,27 persen pada tahun sebelumnya. Kondisi ini menjadi perhatian serius Pemkot Depok dalam memperkuat program ketenagakerjaan.

“Langkah yang perlu dilakukan antara lain penciptaan wirausaha baru, perluasan kesempatan kerja, serta penguatan program di sektor tenaga kerja,” jelasnya.

Sementara itu, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Depok tahun 2025 mencapai 84,04, yang mencerminkan peningkatan kualitas pembangunan manusia, termasuk akses dan mutu layanan dasar masyarakat.

Dalam aspek keuangan daerah, realisasi pendapatan Kota Depok tahun 2025 mencapai Rp4,33 triliun atau 95,52 persen dari target, sedangkan realisasi belanja daerah tercatat sebesar Rp4,14 triliun atau 89,66 persen dari rencana anggaran.

Pemkot Depok juga menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas belanja daerah melalui prinsip money follow program, yakni pengalokasian anggaran berdasarkan prioritas program yang memberikan dampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat.

Di akhir penyampaiannya, Chandra menegaskan bahwa secara umum penyelenggaraan pemerintahan daerah tahun 2025 berjalan dengan baik, meskipun masih terdapat sejumlah program yang perlu ditingkatkan.

“Ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus melakukan perbaikan ke depan, baik dari sisi perencanaan, pelaksanaan, hingga pengendalian dan evaluasi program,” pungkasnya. (Red/Mh/Foto: Ist./Diskominfo)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *